Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Data Vaksinasi Fiktif Ditemukan di Luwu Timur
Luwu Timur

Data Vaksinasi Fiktif Ditemukan di Luwu Timur

Redaksi
Redaksi Published 23 Februari 2022
Share
2 Min Read
SHARE

Tim vaksinasi Kabupaten Luwu Timur menemukan data fiktif soal vaksinasi Covid-19. Data fiktif itu diduga berasal dari warga dari luar namun akan menerima vaksin di Luwu Timur.

Kepala Puskesmas Malili, Hasna mengatakan pihaknya menemukan sejumlah kasus yakni warga yang mengaku belum pernah melakukan vaksinasi, tetapi data mereka sudah terinput telah menerima vaksinasi di daerah lain.

“Kami menemukan ada warga dari Kabupaten Luwu Utara,  Luwu, dan ada pula pasangan suami istri dari Kabupaten Jenneponto yang mau melakukan vaksin tapi setelah dicek Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka ternyata terdata sudah divaksin di daerah asal masing-masing,” ungkap Hasna, Rabu (23/2).

Menurutnya, petugas bahkan melakukan klarifikasi berulang kali untuk memastikan apakah yang bersangkutan sudah menerima vaksin atau belum. “Namun tetap dijawab bahwa belum pernah sekalipun menerima vaksin, sehingga kita simpulkan telah terjadi penyalahgunaan data untuk vaksinasi dan itu terjadi di luar Kabupaten Luwu Timur,” ungkapnya.

Hasna mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna menangani adanya dugaan data fiktif vaksinasi ini untuk ditindak lanjuti, dan menyarankan kepada yang bersangkutan untuk melaporkan, dan bermohon penghapusan data vaksin di daerah domisi asal yang bersangkutan.

“Kami sudah menyarankan agar warga yang bersangkutan ini melapor ke tempat domisilinya, untuk menghapus data sudah divaksin. Tujuannya supaya mereka bisa mendapatkan vaksin,” harapnya.

Meski begitu, Hasna mengaku belum menerima data fiktif vaksinasi yang berasal dari warga Luwu Timur sendiri.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

PPID Lutim Kembali Gelar Uji Konsekuensi Informasi yang Dikecualikan Tahun 2022

Dinas Damkar dan Penyelamatan Utus 11 Personilnya Ikuti Diklat di Ciracas Jakarta

Suwandi Desak Pemda Realisasikan Pembangunan Pasar Tomoni

Jelang Pergantian Tahun, Polres Lutim Razia Warung Ballo

Husler Pimpin Apel Malam Api Unggun Kelopak Galang 2019

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bawaslu Lutim Gandeng Dinas Kominfo-SP Dalam Pengelolaan PPID
Next Article Dinas Kesehatan Lutim Gelar Workshop Percepatan Penurunan Stunting

You Might Also Like

Luwu Timur

Reformer PKA Lutim Lakukan Sistem Pengawasan Aktif SIGAP PAJAK

16 Oktober 2024
Luwu Timur

Tim PPID Utama Lakukan Sosialisasi di Kecamatan Burau

3 Juni 2022
Luwu Timur

Polres Luwu Timur Akan Gelar Ops Zebra 26 Oktober, Ini Sasarannya

21 Oktober 2020
Metro

Terkait Penyusunan Perda, DPRD Lutim Diminta Libatkan Kades

2 April 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?