Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Staf Ahli Beberkan Penyebab Tingginya Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Luwu Timur

Staf Ahli Beberkan Penyebab Tingginya Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 28 Juni 2022
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Dalam perkembangan terakhir ini, ditenggarai semakin banyak kasus-kasus kekerasan terbadap perempuan dan anak yang bentuknya semakin bervariasi, baik secara kuantitas maupun kualitas.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. H. April saat mewakili Bupati Luwu Timur membuka Rapat Koordinasi Lembaga Layanan Perempuan dan Anak Tahun 2022 yang diselenggarakan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lutim, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (28/06/2022).

Menurut mantan Kepala Dinas Kesehatan Lutim tersebut, tingginya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya : lemahnya pengawasan dan penegakan hukum, frustasi sosial dan kurang kuatnya modal sosial masyarakat akibat kemiskinan serta kurangnya akses terhadap informasi dan sumber daya.

Baca Juga

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

“Selanjutnya, relasi kuasa dan relasi gender yang timpang antara perempuan dan laki-laki serta belum terbangunnya budaya hukum ditengah-tengah masyarakat yang berkeadilan dan peduli hak anak,” beber dr. April.

Menurutnya, dalam menghadapi permasalahan tersebut, dibutuhkan kerja keras dan kesungguhan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan perlindungan perempuan dan anak dari berbagai tindak kekerasan.

“Saat ini kita masih dihadapkan pada tantangan belum optimalnya koordinasi antar SKPD dan lembaga penyedia layanan dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta masih terbatasnya jumlah dan kapasitas SDM di SKPD/unit layanan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Namun, sambung dr. H. April, dalam upaya mengantisipasi maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak termasuk kasus tindak pidana kekerasan seksual, maka dibentuk Forum Koordinasi Lembaga Layanan Anak yang memiliki fungsi mengembangkan system data dan KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi) pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan, dan perlindungan anak.

“Menyediakan layanan pengaduan dan pendampingan perempuan dan anak korban kekerasan; menyelenggarakan rujukan kasus yang memerlukan pelayanan kesehatan dan konseling bagi perempuan dan anak korban kekerasan; menyelenggarakan upaya rehabilitasi sosial bagi perempuan dan dan anak korban kekerasan; menyediakan layanan pemulangan dan reintegrasi sosial bagi perempuan dan anak korban kekerasan; menyediakan layanan penegakan dan bantuan hukum bagi perempuan dan anak korban kekerasan; dan menyelenggarakan pemberdayaan perempuan dan anak korban kekerasan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, politik dan hukum dalam rangka terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender,” tutup dr. H. April.

Rakor ini menghadirkan Narasumber,  Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriaty Budiman, Kepala Seksi Data dan Informasi Perempuan dan Anak Dinas P3A Pengendalian Penduduk dan KB Prov. Sulawesi Selatan, Uci Lestari, S.STP, M.Si dan Kanit PPA Polres Lutim, Ipda Danni Mopilie, SH. MH.

Turut hadir, Wakil Ketua Pengadilan Agama Malili, Ahmad Edi Purwanto, S.H.I., perwakilan Kejaksaan, perwakilan Pengadilan Negeri Luwu Timur, Kepala Dinas Sosial P3A Lutim, Sukarti, para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Luwu Timur, perwakilan Camat se-Kabupaten Luwu Timur, pengurus Dharma Wanita Persatuan Lutim, dan pengurus TP PKK.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bersama Bupati Budiman, Aripin Hadiri Milad Ke 18 Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur
Next Article Asisten Pemerintahan Buka Advokasi dan Sosialisasi Kegiatan PIK Remaja

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
Metro

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

17 April 2026
Pendidikan

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

17 April 2026
Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?