Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Enam Fraksi DPRD Luwu Timur Sampaikan Pandangan Umum Ranperda APBD T. A. 2023
DPRD Luwu TimurLuwu Timur

Enam Fraksi DPRD Luwu Timur Sampaikan Pandangan Umum Ranperda APBD T. A. 2023

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 26 Oktober 2022
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – DPRD Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD terhadap Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2023, Selasa (25/10/2022).

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Luwu Timur dipimpin langsung Ketua DPRD, Aripin dan dihadiri Bupati Luwu Timur, H. Budiman beserta jajaran eksekutif Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Pandangan Umum Fraksi diawali dari Fraksi Hanura melalui juri bicaranya Alpian Alwi. Ia menyampaikan tiga pandangan umum. Di antara tiga pandangan umum itu, salah satunya disampaikkan yakni Pemerintah Daerah diminta pro aktif melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat terkait kondisi Jembatan Lepa-Lepa Kecamatan Burau, dimana masyarakat pengguna jalan berkeluh kesah dengan kondisi jembatan yang dikuatirkan akan berdampak sama dengan jembatan yang ada di Kota Palopo.

“Selain jembatan, kondisi jalan yang berlubang dari arah Kecamatan Burau hingga Kecamatan Wotu juga dapat menjadi perhatian Pemerintah Daerah untuk dikoordinasikan,” pinta Alpian Alwi.

Selanjutnya Fraksi PAN melalui juru bicaranya Hj. Harisah Suharjo menyampaikan enam pandangan umum, diantaranya meminta kepada pemerintah daerah untuk tetap memprioritaskan program yang mampu mendorong pemulihan ekonomi masyarakat dengan melihat kondisi saat ini setelah terjadinya kenaikan BBM.

Selanjutnya Fraksi PDI-P melalui juru bicaranya Efraem menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi masukan diantaranya yakni Pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang lebih cenderung terhadap peningkatan ekonomi daerah.

Sementara Fraksi Gerindra melalui juru bicara I Wayan Suparta Fraksi Gerindra memandang bahwa upaya pencapaian kesejahteraan dan kemakmuran rakyat adalah orientasi dan tujuan utama dalam
pembangunan.

Olehnya itu, kata I Wayan Suparta, Pemerintah Kabupaten harus mengerahkan segala potensi untuk bisa mencapai tujuan tersebut dengan harus selalu bisa “Melihat dan Mendengar” agar mengetahui dan memahami keinginan masyarakat Luwu Timur.

Selanjutnya, Fraksi Golkar melalui juru bicaranya Ramna Minggus menyampaikan 7 poin penting diantaranya terkait air baku yang dikonsumsi masyarakat, dimana fasilitas bendungan dan IPAL yang dikelola oleh PT. Waemami sudah sangat memprihatinkan, olehnya itu diminta kepada Pemerintah Daerah untuk fokus dan mencari solusi terkait dengan permasalahan tersebut.

Di bidang Kesehatan, Fraksi Golkar meminta kepada Pemerintah Daerah untuk melanjutkan Pembangunan Rumah Sakit Atue yang sudah menghabiskan anggaran daerah milyaran rupiah mengingat kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan keberadaan rumah sakit sangat dibutuhkan untuk mempercepat dan mendekatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, apalagi pembangunan rumah sakit merupakan salah satu visi misi Bupati.

Terakhir, Samuel Kandati yang ditunjuk sebagai juru bicara Partai Nasdem mendorong pemerintah daerah untuk bisa menciptakan tim yang melibatkan seluruh stakeholder untuk mulai membangun Draf Standar Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berskala Kabupaten yang disinkronkan dengan rencana pembangunan daerah.

“Draf inilah yang biasanya kita kenal dengan Rencana Induk yang kemudian menjadi pedoman bersama,” tutur Samuel Kandati juru bicara Partai Nasdem.

Dari enam fraksi yang menyampaikan Pemandangan Umumnya, semua menyatakan setuju dan sepakat melanjutkan pembahasan Ranperda tersebut untuk dapat dibahas lebih lanjut. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Malam Resepsi Kenegaraan, Husler Serahkan Berbagai Penghargaan

Anggotanya Amankan Pasangan Haram dan Minuman Beralkohol, Ini Harapan Kasatpol PP Lutim

Ribuan Masyarakat Padati ASM Pada Road Show Kebudayaan di Kecamatan Malili

Pesan Bupati Budiman Usai Kukuhkan Paskibraka Lutim

Koperindag Ancam Polisikan Pedagang Penipu

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bupati Luwu Timur Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Solo Angkona
Next Article Pemkab Luwu Timur Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H

You Might Also Like

Luwu Timur

Peringati 1 Muharram, Mesjid Raya Al-Ikhwan Sorowako Gelar Tabligh Akbar

31 Juli 2022
Luwu Timur

Sekda Lutim Hadiri Monev Kegiatan Pembangunan Kecamatan Tomoni dan Tomoni Timur

12 September 2022
DPRD Luwu Timur

Ini Tanggapan Komisi III DPRD Lutim Terkait Penolakan Rencana Pembangunan Pabrik Gabah di Dusun Sumbernyiur

24 Juli 2023
News

DPRD Desak Sekkab Lutra Diganti

12 Juli 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?