Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Tim Terpadu Temukan Produk Dengan Izin Edar Palsu Saat Pengawasan Di Wasuponda
Luwu Timur

Tim Terpadu Temukan Produk Dengan Izin Edar Palsu Saat Pengawasan Di Wasuponda

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 6 April 2023
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Hari Keempat Kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Obat Dan Makanan, yang dilakukan oleh Tim Kabupaten Luwu Timur (Lutim) berlangsung di pasar tradisional Wasuponda, Kamis (06/04/2023).

Pada kegiatan pengawasan ini, tim terpadu menemukan sejumlah obat, kosmetik dan makanan kedaluwarsa serta memiliki izin edar palsu. Atas temuan tersebut, tim terpadu melakukan edukasi kepada pedagang terkait cara cek izin edar.

Pada pengawasan kali ini, keempat Subteam Terpadu melakukan penyusuran di enam titik sasaran yang dipilih secara random diantaranya pasar tradisional Wasuponda, sejumlah toko besar, dan Alfamart.

Dari hasil pemeriksaaan, Tim kembali menemukan sejumlah barang kedaluwarsa (seperti susu, diapers, bumbu instan, makanan kemasan, bahan kue, dan makanan ringan), barang tanpa izin edar, serta barang yang terdaftar di BPOM namun berbeda izin edarnya dengan yang terjual di pasaran.

Koordinator Subteam Pangan Kemasan, Hermi bersama tim mengungkapkan bahwa, sejumlah barang kedaluwarsa masih terjual di pasar tersebut namun tingkat temuannya tidak sebanyak tahun sebelumnya.

“Hari ini kita kembali menemukan sejumlah barang kedaluwarsa, sudah pula kita tarik dari peredaran. Namun dibandingkan tahun lalu, jumlahnya barang kedaluwarsa saat ini sudah jauh berkurang. Ini menandakan sudah tumbuh kesadaran pedagang untuk selalu mengecek tanggal kedaluwarsa dan tidak memperjualbelikannya,” terang Hermi.

Sementara Koordinator Subteam kosmetik, Fitriani mengungkapkan bahwa, kesadaran masyarakat terkait masa kedaluwarsa dan izin edar sudah mulai membaik.

“Untuk kosmetik, temuannya sudah berkurang. Memang masih ada namun tidak sebanyak tahun sebelumnya. Tingkat kesadaran pedagang terkait dengan barang yang memiliki izin edar dan tidak juga sudah mulai dipahami,” ujar Fitriani.

Untuk pengawasan subteam obat dan bahan berbahaya, berfokus pada pemeriksaan izin edar. Hasilnya, ditemukan sejumlah bahan tambahan pangan yang memiliki kesamaan nama namun memiliki izin edar palsu. Selain itu, juga masih ditemukan beberapa bahan yang kedaluwarsa.

“Subteam obat lebih memfokuskan pemeriksaan izin edar pada pengawasan hari ini. Ada beberapa bahan tambahan pangan yang namanya sama, namun izin edarnya ada yang palsu dan ada yang benar-benar asli. Untuk masa kedaluwarsa, ada ditemukan beberapa namun sudah tidak sebanyak tahun lalu,” Ungkap Heniwaty, Koordinator Subteam Obat dan Bahan Berbahaya.

Lebih lanjut, Koordinator Subteam Pangan Segar, Nurjana Syahadat mengatakan bahwa, pada pengawasan kali ini, tim tidak menemukan masalah pada pangan segar (ikan, ayam, sayur mayur, buah-buahan) yang dijajakan di pasar rakyat Wasuponda dan produk-produk yang dijual di Alfamart.

“Untuk saat ini, di pasar wasuponda kategori pangan segar yang dijual pedagang masuk kategori aman karena mereka sudah paham terkait cara pemisahan makanan layak konsumsi dan tidak layak konsumsi,” Jelas Nurjanna.

Pada pengawasan kali ini, Tim Terpadu memasifkan edukasi terkait dengan izin edar dengan mengajak pedagang untuk mengunduh aplikasi “BPOM Mobile” dan mendemonstrasikan langsung cara penggunaan aplikasi tersebut. (han/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pjs. Bupati Luwu Timur Serahkan Setifikat kepada Peserta Pelatihan LPKS Mandiri

IAIN Palopo Gelar Pelatihan Pelayanan Prima bagi Tenaga Pengamanan

Pemkab Lutim Gandeng BRI Terbikan Kartu Tani

Gandeng PT. CLM, Pemdes Balantang Launching Bus Sekolah Gratis

Budiman : Momentum Halal Bihalal Sebagai Sarana Komunikasi Masyarakat

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Panitia HUT Ke 20 Kabupaten Luwu Timur Gelar Rapat Persiapan
Next Article Camat Tomoni Resmikan Taman Baca BCL dan Saksikan Pelantikan Perangkat Desa Bayondo

You Might Also Like

Luwu Timur

Camat Towuti : Hari Batik Nasional Sebagai Pengingat Pentingnya Warisan Budaya

2 Oktober 2024
Luwu Timur

Sidak Dua SPBU di Lutim, Satpol PP Amankan 20 Jerigen

8 Oktober 2014
Luwu Timur

Sekda Lutim Resmikan Operasional Bumdes Puncak Indah Malili

7 Februari 2020
Metro

BREAKING NEWS | Bengkel Panel Utama di Palopo Terbakar

16 September 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?