Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Bupati Luwu Timur Tandatangani Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024
Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Tandatangani Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 11 Februari 2024
Share
2 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, H. Budiman bersama Kapolres Lutim, AKBP Zulkarnain, Kajari Lutim, Yadyn, Pabung Lutim, Mayor CBA. Bahtiar, dan Komisoner Bawaslu menandatangani Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024.

Penandatanganan yang disaksikan ribuan petugas pengawas pemilu mulai dari Panwascam, PPKD, hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) ini, berlangsung di Lapangan Merdeka Malili usai Apel Siaga Pengawasan Pemilu Tahun 2024, Sabtu (10/02/2024).

“Mari kita jaga demokrasi kita dengan sepenuh hati, menyatukan pandangan dan menjadikan pemilu 2024 sebagai tonggak sejarah keberhasilan bersama,” kata Bupati Budiman.

Dirinya mengungkapkan bahwa, beberapa potensi kerawanan dalam penyelenggaraan pemilu yang harus diawasi dan antisipasi diantaranya ialah black campaign (kampanye hitam) terutama melalui media sosial dengan menyebarkan informasi bohong, hoax, dan isu SARA.

“Selain itu, juga adanya indikasi politik uang, netralitas ASN serta potensi pelanggaran lainnya,” tambahnya.

Budiman menilai, seluruh bentuk pelanggaran pada pelaksanaan pemilu perlu mendapatkan perhatian dan penindakan karena dapat merusak proses demokrasi dan mencederai prinsip keadilan.

“Untuk itu, beberapa waktu lalu telah dilaksanakan Deklarasi Pemilu Damai dimana para peserta pemilu telah memberikan pernyataan bersama diantaranya : 1. Akan senantiasa melaksanakan pemilu yang aman, damai, sejuk dan berintegritas. 2. Akan senantiasa menjaga keutuhan NKRI dengan tidak melakukan politisasi SARA, politik identitas, politik uang dengan bentuk dan alasan apapun. 3. Menolak upaya-upaya yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat dan menghindari kegiatan yang bersifat provokatif, menghasut, ujaran kebencian serta tidak menggunakan isu SARA dalam pelaksanaan Pemilu,” tandas Bupati Luwu Timur. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Deklarasi, ‘Pemimpin Baru’ Akan Hadirkan Evi Masamba

Jaksa Sebut Penetapan Tersangka GOR Malili Sudah Sesuai Prosedur

Dinas Pertanian Lutim Gelar Aksi “FERMEN HATI” Pada Dua Lokus

Timwas Obat dan Makanan Lutim Musnahkan Barang Kadaluarsa

Gandeng Satpol PP Lutim, Bea Cukai Malili Gelar Operasi Gempur Rokok Ilegal

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Hadiri Apel Siaga Pengawasan Pemilu 2024, Ini Harapan Bupati Lutim Kepada Bawaslu
Next Article Bupati Luwu Timur dan Istri Akan Salurkan Hak Suaranya di TPS 10

You Might Also Like

Metro

Hujan Deras, Dua Desa di Bua Kembali Terendam Banjir

13 Juni 2013
Ekonomi

Penjualan Nikel PT Vale Indonesia Meningkat 6 Persen

15 Agustus 2013
Luwu Timur

Hari Terakhir, DP2KB Gelar Kreativitas Genre

21 Februari 2019
Luwu Timur

Kepala BKAD Lutim Memotret Prestasi APBD Luwu Timur sebagai yang Terbaik

3 Mei 2024
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?