Dunia sepak bola Luwu Timur kembali melahirkan prestasi membanggakan. Dua talenta muda asal daerah ini, Dirly dan Muh Rifqi Firmansyah, resmi memperkuat PSM Makassar U-20 untuk musim kompetisi EPA Super League 2025/2026.
Keduanya merupakan alumni Gasmar Football School (SSB Gasmar) angkatan 2020, salah satu sekolah sepak bola yang aktif menelurkan pemain potensial di Bumi Batara Guru. Dirly mengisi posisi gelandang, sementara Rifqi mengawal sektor penjaga gawang.
Saat ini, mereka menjalani pemusatan latihan di Makassar sebagai bagian dari persiapan menghadapi kick-off EPA Super League yang dijadwalkan bergulir Oktober ini.
Dirly lahir di Desa Balaikembang, Kecamatan Mangkutana, pada 11 November 2006. Sedangkan Rifqi berasal dari Desa Pertasi Kencana, Kecamatan Kalaena, kelahiran 30 Mei 2005. Kedua pemain muda tersebut kini menjadi kebanggaan masyarakat Luwu Timur.
Pelatih SSB Gasmar, Asriadi (Coach Nakata), merasa bangga melihat dua anak didiknya menembus klub besar seperti PSM Makassar.
“Dirly dan Rifqi ini anak yang disiplin dan punya semangat tinggi. Dari awal saya sudah lihat mereka punya potensi besar. Ini hasil kerja keras dan doa semua pihak,” katanya.
Sebelum masuk PSM, keduanya juga menjadi bagian dari skuad sepak bola Luwu Timur yang lolos ke Porprov Sulsel 2026 di Bone–Wajo.
Ketua PSSI Luwu Timur, Asri Rachman Agri (Cimank), turut memberi apresiasi.
“Alhamdulillah, ini bukti kalau anak daerah kita bisa bersaing. Ke depan, kami akan dorong agar setiap kecamatan punya SSB sendiri supaya lebih banyak pemain potensial seperti Dirly dan Rifqi,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, yang berharap mereka mampu mengharumkan nama daerah di level nasional.
“Kita doakan semoga mereka bisa tampil maksimal dan membawa nama baik Bumi Batara Guru,” tuturnya, Jumat (10/10/2025).
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menganggap pencapaian ini sebagai inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Dirly dan Rifqi sudah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan disiplin, anak Luwu Timur bisa bersaing di mana saja. Ini kebanggaan bagi kita semua,” kata Irwan.
Ia berharap semakin banyak anak muda Lutim yang berani mengejar mimpi dan mencetak prestasi.
“Tidak ada yang tidak mungkin. Asal mau berjuang dan terus belajar, anak daerah juga bisa bersinar,” tambahnya.




