PT Vale Indonesia Tbk menggelar media gathering bersama jurnalis di Sorowako, 16 April 2026, untuk memaparkan strategi hilirisasi nikel berkelanjutan serta capaian operasional dan sosial perusahaan.
Dalam kegiatan ini, PT Vale menekankan perannya dalam mendukung kebutuhan global terhadap mineral kritis, khususnya untuk kendaraan listrik dan transisi energi bersih.
Perusahaan juga menyampaikan perkembangan sejumlah proyek strategis, termasuk penguatan rantai pasok industri berbasis nikel.
Salah satu sorotan utama adalah pengembangan Sorowako Limonite Ore Project (Sorlim) yang menjadi bagian penting dalam transformasi bisnis perusahaan.
Selain itu, PT Vale juga memaparkan capaian di sektor lingkungan. Hingga Maret 2026, perusahaan telah mereklamasi lebih dari 50 persen area bukaan tambang dan menanam jutaan bibit pohon lokal sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem.
Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan perusahaan.
“Pertumbuhan operasional harus berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi sosial, PT Vale juga melaporkan pengembangan 139 UMKM binaan serta berbagai program berbasis masyarakat, termasuk pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular.
Melalui forum ini, PT Vale Indonesia ingin memperkuat transparansi sekaligus membangun komunikasi terbuka dengan media dan publik terkait arah bisnis berkelanjutan yang dijalankan.




