Bontang Jadikan Luwu Timur Acuan Pengembangan Regulasi Pariwisata

Asdhar
2 Min Read
Ketua Bapemperda DPRD Kota Bontang, H. Nursalam (Ist)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Regulasi sektor pariwisata yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai menjadi referensi bagi daerah lain. Salah satunya datang dari DPRD Kota Bontang, Kalimantan Timur, yang memilih Luwu Timur sebagai lokasi studi banding penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Kepariwisataan.

Melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), DPRD Kota Bontang melakukan diskusi dengan DPRD Luwu Timur untuk mempelajari tata kelola regulasi yang mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata sekaligus menjaga kearifan lokal.

Nursalam memimpin rombongan Bapemperda DPRD Kota Bontang yang turut beranggotakan Suharno dan Faisal. Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Harisa Suharjo, bersama jajaran Sekretariat DPRD menyambut rombongan tersebut di Kantor DPRD Luwu Timur, Malili, Kamis (25/6/2026).

Pelajari Penyusunan Perda Pariwisata

Nursalam mengatakan daerahnya tengah menyusun regulasi untuk memperkuat pengembangan sektor pariwisata. Karena itu, pihaknya ingin mempelajari pengalaman Luwu Timur dalam membangun payung hukum yang mendukung pengelolaan destinasi wisata.

“Kami ingin memperoleh referensi sekaligus bertukar pengalaman mengenai penyusunan regulasi kepariwisataan. Saat ini Kota Bontang sedang mempersiapkan perda serupa agar potensi wisata yang kami miliki memiliki landasan hukum yang kuat,” ujarnya.

Menurut Nursalam, regulasi yang baik akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Dinilai Berhasil Kembangkan Pariwisata

Selama pertemuan, kedua belah pihak berdiskusi mengenai penyusunan Perda Kepariwisataan, strategi pengembangan destinasi wisata, serta peran DPRD dalam mengawal pelaksanaan kebijakan di sektor tersebut.

Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Harisa Suharjo, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kepercayaan dari DPRD Kota Bontang menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya Luwu Timur dalam mengembangkan regulasi pendukung sektor pariwisata.

“Kami menyambut baik kunjungan ini. DPRD Kota Bontang menjadikan Luwu Timur sebagai salah satu referensi dalam penyusunan regulasi kepariwisataan. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi daerah kami. Kami berharap hasil diskusi ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sektor pariwisata di kedua daerah,” kata Harisa.

Ia berharap komunikasi dan pertukaran informasi antardaerah terus terjalin sehingga berbagai praktik baik dalam penyusunan regulasi maupun pengembangan potensi daerah dapat saling melengkapi.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser