Sebanyak 11 atlet renang Kabupaten Luwu Timur berhasil membawa pulang 49 medali dari Kejuaraan Renang Pemula Antar Sekolah se-Sulawesi Selatan dan Antar Perkumpulan Kelompok Umur se-Indonesia Timur bertajuk Gowa Cup II.
Prestasi tersebut menjadi bukti perkembangan cabang olahraga renang di Luwu Timur sekaligus menambah optimisme menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone pada November mendatang.
Para atlet yang tergabung dalam Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Luwu Timur tampil kompetitif di berbagai nomor perlombaan, baik pada kategori pemula antar sekolah maupun kategori antar perkumpulan kelompok umur se-Indonesia Timur.
Ketua KONI Luwu Timur, Herawan, mengapresiasi capaian para atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat regional.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Luwu Timur. Raihan 49 medali menunjukkan hasil pembinaan yang berjalan baik. Kami berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat latihan untuk menghadapi Porprov Sulsel 2026,” kata Herawan, Kamis (25/6/2026).
Sejumlah Atlet Tampil Menonjol
Dari kategori pemula antar sekolah se-Sulawesi Selatan, beberapa atlet Luwu Timur berhasil mencuri perhatian melalui raihan medali dan gelar perenang terbaik.
Salah satunya adalah Aldrich Leon Gavriel, siswa SD YPS Lawewu, yang meraih empat medali emas dan dinobatkan sebagai Perenang Terbaik Kelas 1-2 Putra.
Prestasi gemilang juga ditorehkan Audrey Eugenia Randan dari SMP YPS Singkole yang mengoleksi tiga medali emas, empat medali perak, dan satu medali perunggu dari berbagai nomor perlombaan.
Sementara pada kategori antar perkumpulan kelompok umur se-Indonesia Timur, Firmansyah Sabir tampil dominan dengan meraih lima medali emas, satu perak, dan satu perunggu sekaligus menyabet gelar Perenang Terbaik Kelompok Umur 3 Putra.
Keberhasilan para atlet muda tersebut menunjukkan potensi besar yang dimiliki Luwu Timur dalam cabang olahraga renang.
Jadi Modal Menuju Porprov Sulsel
Pelatih renang Luwu Timur, Lius Missing, menilai capaian di Gowa Cup II merupakan hasil dari latihan rutin dan disiplin yang selama ini dijalani para atlet.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi tim pelatih dan atlet untuk terus meningkatkan kemampuan menjelang ajang yang lebih besar.
“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan pembinaan. Masih banyak yang harus dipersiapkan menuju Porprov, tetapi hasil di Gowa Cup II menunjukkan bahwa atlet-atlet Luwu Timur memiliki potensi besar untuk berprestasi,” ujarnya.
Selain menambah koleksi medali, keikutsertaan dalam Gowa Cup II juga menjadi ajang mengukur kemampuan atlet menghadapi persaingan yang lebih ketat pada tingkat provinsi.
Dengan raihan 49 medali dan sejumlah gelar perenang terbaik, cabang olahraga renang kini menjadi salah satu sektor yang diharapkan mampu menyumbang prestasi bagi Luwu Timur pada Porprov Sulawesi Selatan 2026.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

