Proyek rehabilitasi objek wisata Air Panas Pincara di Kabupaten Luwu Utara mulai mendapat pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri Luwu Utara.
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan agar proses rehabilitasi berjalan sesuai aturan dan terhindar dari potensi persoalan hukum.
Kejari Luwu Utara melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) menggelar pembahasan permohonan pendampingan hukum yang diajukan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Luwu Utara terkait proyek tersebut.
Objek wisata Air Panas Pincara sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Luwu Utara sehingga proses pengembangannya mendapat perhatian khusus.
Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Luwu Utara, Danu Bagus Pratama, mengatakan pendampingan hukum dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai regulasi.
Menurutnya, pengawalan dilakukan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
“Pendampingan hukum atau legal assistance oleh JPN ini bertujuan sebagai langkah preventif. Kami ingin memastikan proyek rehabilitasi fasilitas pariwisata ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat mutu sehingga anggaran negara yang dikucurkan benar-benar aman dari penyimpangan hukum,” ujarnya.
Selain itu, tim pendamping juga akan memetakan berbagai potensi risiko yang dapat muncul selama proyek berlangsung.
Air Panas Pincara Jadi Aset Wisata Unggulan
Pemerintah daerah menilai rehabilitasi Air Panas Pincara penting karena destinasi tersebut menjadi salah satu aset wisata unggulan di Luwu Utara.
Karena itu, proses pembangunan tidak hanya difokuskan pada hasil fisik, tetapi juga tata kelola proyek yang baik.
Melalui pendampingan hukum ini, pemerintah berharap rehabilitasi Air Panas Pincara dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan memberi manfaat lebih besar bagi sektor pariwisata daerah.
Dengan pengawalan sejak awal, proyek rehabilitasi Air Panas Pincara diharapkan dapat selesai sesuai target tanpa menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Air Panas Pincara merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Luwu Utara yang berada di wilayah utara Kota Masamba. Lokasinya berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat kota dan dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Selain dikenal dengan permandian air panasnya, kawasan Desa Wisata Pincara juga memiliki sejumlah daya tarik lain seperti wisata arung jeram Salu Pao, Air Terjun Salu Seba, hingga kawasan agrowisata seperti kampung durian. Beragam potensi tersebut membuat kawasan ini menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Luwu Utara.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

