Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Soal Dugaan Pencemaran di Pulau Mori, Fraksi Hanura Lutim Minta Tanggungjawab PT Vale
DPRD Luwu TimurNews

Soal Dugaan Pencemaran di Pulau Mori, Fraksi Hanura Lutim Minta Tanggungjawab PT Vale

Asdhar
Asdhar
23 Agustus 2021
Share
3 Min Read
SHARE

Fraksi Hanura DPRD Luwu Timur mengatakan soal dugaan pencemaran lingkungan di Pulau Mori, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel) agar menjadi perhatian serius eksekutif dan legislatif.

Hal itu disampaikan Jubir Fraksi Hanura Lutim, Alpian dalam rapat paripurna, Senin (23/8/2021) pagi.

Limbah sulfur ini diduga milik PT Vale Indonesia yang berserakan dan diduga mencemari Pulau Mori.

Baca Juga

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian

“Sulfur merupakan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan juga dapat digunakan sebagai bahan peledak,” kata Alpian.

Fraksi Hanura menilai PT Vale Indonesia harus bertanggung jawab secara hukum atas adanya temuan warga soal limbah sulfur di Pulau Mori.

“Limbah ini dapat berpotensi mencemari lingkungan hidup di sekitar Pulau Mori,” ujar Alpian.

Sebelumnya diberitakan, limbah sulfur masih terlihat berserakan di Pulau Mori, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Selasa (17/8/2021) sore.

Diketahui, sulfur adalah salah satu bahan yang digunakan di pabrik PT Vale Indonesia di Sorowako untuk menghasilkan nikel.

Terkait dugaan pencemaran ini, PT Vale Indonesia Tbk mengaku telah melakukan mitigasi terkait dugaan pencemaran yang terjadi di Pulau Mori dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.

Dalam holding statmen PT Vale diterima tertanda Bayu Aji, Senior Manager Communication PT Vale Indonesia Tbk, Kamis (19/8/2021) malam.

Jauh sebelumnya pada tahun 2017, sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga kelestarian lingkungan, PT Vale bersama dengan masyarakat, kontraktor PT Vale terkait dan aparat Desa Balantang telah melakukan pembersihan atas keberadaan sulfur di Pulau Mori dan hasilnya, di daerah tersebut dinyatakan sudah bersih.

PT Vale berkomitmen untuk senantiasa menjaga agar tidak terjadi lagi hal serupa di kemudian hari.

Pemeriksaan kembali atas kondisi Pulau Mori telah dilakukan pada tanggal 2 Agustus 2021 dan hasilnya tidak ditemukan adanya tumpukan sulfur di Pulau Mori.

PT Vale Indonesia Tbk berkomitmen secara rutin untuk melakukan pemeriksaan di area Pulau Mori.

Untuk memastikan dan menjaga kondisi lingkungan tetap terjaga dengan baik, PT Vale telah dan akan melakukan pengambilan sampel biota laut secara rutin di area muara sungai Malili.

Termasuk Pulau Mori dengan melibatkan pihak ketiga independent yang terakreditasi.

Tak hanya itu, PT Vale juga telah berkordinasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad di kantor DLH Luwu Timur.

Di mana dalam pertemuan tersebut kepala DLH mengapresiasi kepedulian dan tindakan PT Vale dalam menjaga dan melakukan penanganan lingkungan.(rif)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal
2025 Jadi Titik Balik, PT Vale Benahi Tata Kelola dan Transparansi
PT Vale Gelontorkan Jutaan Dolar untuk Pengembangan Masyarakat
HUT 23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Hari Buruh 2026, PT Vale Temui Langsung Serikat Pekerja di Sorowako
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Sekda Luwu Timur Apresiasi Saran dan Masukan Fraksi-Fraksi DPRD
Next Article Tahan Imbang Bantaeng, Futsal Lutim Amankan Tiket Porprov 2022
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

PT Vale Fokus ESG dan Hilirisasi untuk Perkuat Transisi Energi

1 Mei 2026
Ekonomi

Ekspansi Besar PT Vale Dimulai, Tiga Blok Tambang Aktif Bersamaan

29 April 2026
Ekonomi

Produksi Turun, Laba PT Vale di Kuartal I 2026 Justru Naik 85 Persen

29 April 2026
Metro

PT Vale Tingkatkan Layanan Puskesmas Bahomotefe Lewat Program Service Excellence

28 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?