Suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A dikabarkan sempat terjadi kericuhan. Kericuhan itu terjadi disaat ratusan narapidana (Napi) mengantri untuk jadwal makan siang.
Berdasarkan informasi dari salah seorang Napi di Lapas Kelas II A Palopo mengatakan, kejadian itu dipicu tindakan Kapala Lapas Kelas II A Palopo, Sri Pamudji yang menendang salah satu Napi saat mengantri untuk makan siang.
Tindakan Kalapas yang menendang Napi itu disebutkan karena dianggap sebagai biang kerok sehingga ratusan Napi tidak tertib dan membuat kegaduhan saat melakukan antrian.
“Tetapi pasca kejadian itu, tidak ada keributan diantara napi, sebab persoalan ini langsung diselesaikan oleh pihak Lapas,” ujar sumber Luwuraya.com.
Dia pun membantah terjadi perlawanan dari pihak Napi akibat tindakan Kalapas tersebut. “Tidak ada keributan, hanya memang ada persoalan disaat makan siang, sehingga ditegur oleh Kalapas,” ujar sumber tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari Kalapas Palopo terkait kejadian ini. Nomor ponsel Sri Pamudji yang dihubungi terdengar nada sambung namun tidak menjawab panggilan.
Haswadi
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

