Wali kota Palopo PA Tenriadjeng mengunjungi sejumlah tempat akibat aksi massa yang membakar perkantoran pemerintah, Palopo Pos, dan panwaslu Palopo hari ini Kamis (4/4/13).
Dalam kunjungannya PA Tenriadjeng berang melihat puing puing sisa pembakaran perkantoran yang dilakukan massa.
Kepada luwuraya.com Tenriadjeng meminta kepada pelaku pembakar dan sejumlah fasilitas untuk menggantinya.
“Mereka harus mengganti rugi dan siap dikenakan pidana, masing-masing masing sudah menuntut, Panwas menuntut, Palopo Pos menuntut, dan Pemkot juga menuntut mereka otak dari pembakar supaya mengganti rugi,” jelasnya dengan nada kesal.
Menurut Tenriadjeng, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) tidak memiliki dana untuk menggantinya dan prihatin dengan kondisi para staf PNS yang bekerja seolah seperti pengungsi.
“Kita tidak punya dana untuk mengganti, kami juga bersama staf PNS Kota Palopo seolah seperti pengungsi, yang mengurus kesana kemari,” ucapnya. (b)
Amran Amir
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

