Bentrok antar warga terjadi di kecamatan Burau, kabupaten Luwu Timur. aparat kepolisian dari Polres Luwu Timur pun disiagakan dilokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal dari kasus pelemparan rumah yang dilakukan oleh pemuda desa Mabonta, dipertigaan pantai Lemo, kecamatan Burau, malam takbiran lalu.
Sementara, rumah yang dilempari tersebut merupakan warga dari desa Kalatiri. Tidak lama kemudian, terjadi aksi pemukulan Rabu (6/7) sore kemarin.
Pemuda dari desa Lambara Harapan menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh pemuda desa Kalatiri karena dianggap warga desa Mabonta.
Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Luwu Timur, AKP Sultan Iqbal yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.
“Kejadian di Burau, Kalatiri, anggota sudah ada di Tempat Kejadian Perkara,” ungkap Iqbal melalui pesan singkatnya.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

