Hanya Dalam 6 Bulan, Polisi Sudah Tangkap 1.778 Tersangka Narkoba

Asdhar
4 Min Read
Polda Sulsel mengungkap 1.175 kasus narkotika sepanjang 2026. Polisi menyita lebih dari 70 kilogram sabu dan menangkap 1.778 tersangka narkoba dalam enam bulan. (Sumber: TBN palopo)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Peredaran narkotika di Sulawesi Selatan masih menjadi ancaman serius. Dalam kurun waktu enam bulan pertama tahun 2026, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan berhasil mengungkap 1.175 kasus narkotika dan menangkap 1.778 tersangka.

Selain menangkap ribuan pelaku, polisi juga menyita berbagai jenis narkotika. Barang bukti yang diamankan mencakup lebih dari 70 kilogram sabu, lebih dari 2 kilogram ganja, 1.039 butir ekstasi, 544,95 gram tembakau sintetis, 1.723,49 mililiter cairan sintetis, 16.797 butir obat daftar G, serta lebih dari 30 kilogram kokain berstatus barang temuan.

Data tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus periode Januari hingga Juni 2026 di Mapolda Sulsel, Rabu (10/6/2026).

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama unsur Forkopimda Sulawesi Selatan dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

1.778 Tersangka Narkoba Ditangkap

Kapolda Sulsel mengatakan pengungkapan kasus narkotika sepanjang 2026 menunjukkan bahwa jaringan peredaran gelap narkoba masih aktif beroperasi di wilayah Sulawesi Selatan.

Menurutnya, jajaran Ditresnarkoba Polda Sulsel dan Satresnarkoba Polres berhasil mengungkap sejumlah kasus besar yang melibatkan jaringan internasional.

Beberapa kasus tersebut terhubung dengan jaringan yang diduga berasal dari Malaysia dan masuk ke Sulawesi Selatan melalui jalur laut.

“Polda Sulsel bersama Forkopimda dan pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika,” kata Djuhandhani.

Kapolda menegaskan bahwa pemberantasan narkotika akan terus menjadi prioritas karena dampaknya sangat besar terhadap keamanan dan masa depan generasi muda.

Polisi Musnahkan 56 Kilogram Sabu

Dalam kegiatan tersebut, Polda Sulsel juga memusnahkan barang bukti narkotika yang telah memiliki kekuatan hukum untuk dimusnahkan.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari:

  • Sabu sebanyak 56.844,49 gram
  • Ganja sebanyak 2.000 gram
  • Ekstasi sebanyak 209 butir
  • Kokain sebanyak 7.600 gram
  • Cartridge etomidate sebanyak 157 buah

Sebelum pemusnahan, Tim Laboratorium Forensik Polda Sulsel terlebih dahulu memeriksa seluruh barang bukti.

Tim memastikan keaslian, berat, jumlah, serta kandungan zat narkotika sebelum proses pemusnahan dilakukan.

Vape Narkotika Jadi Ancaman Baru

Selain mengungkap tingginya angka peredaran sabu, Polda Sulsel juga menyoroti munculnya tren narkotika sintetis generasi baru.

Kapolda mengungkapkan bahwa saat ini aparat menemukan penyalahgunaan liquid vape yang dicampur zat narkotika seperti etomidate.

Menurutnya, modus tersebut mulai menyasar kalangan remaja dan menjadi tantangan baru dalam upaya pemberantasan narkoba.

Karena itu, polisi meminta masyarakat dan orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta lingkungan sekitar.

Jaringan Internasional Terungkap

Sepanjang enam bulan terakhir, polisi juga mengungkap sejumlah kasus menonjol dengan barang bukti dalam jumlah besar.

Ditresnarkoba Polda Sulsel mengungkap kasus dengan barang bukti sabu seberat 10 kilogram.

Satresnarkoba Polrestabes Makassar mengamankan empat tersangka dengan barang bukti 5 kilogram sabu.

Sementara itu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar mengungkap kasus dengan barang bukti 1 kilogram sabu.

Pengungkapan terbesar dilakukan Polsek Pelabuhan Nusantara Polres Parepare yang menyita 40 kilogram sabu serta 157 cartridge etomidate.

Kapolda berharap pengungkapan dan pemusnahan barang bukti tersebut dapat memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut memerangi peredaran narkotika.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser