Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Aksi Gladiator Bocah SD terjadi di Palopo, Warganet Heboh
News

Aksi Gladiator Bocah SD terjadi di Palopo, Warganet Heboh

Asdhar
Asdhar
10 Desember 2019
Share
1 Min Read
SHARE

PALOPO  – Belasan siswa salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengeroyok rekannya sendiri. Aksi gladiator ala bocah SD ini, direkam lalu viral di sosial media facebook.

Video aksi gladiator bocah SD ini, dibagikan Ammank, pengguna facebook di Palopo, dan dikomentari ratusan warganet.

Dari hasil penelusuran diketahui video pengeroyokan siswa SD itu, terjadi di SDN Tobulung, Kota Palopo.

Baca Juga

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Asnita, membenarkan kejadian itu. Asnita mengkonfirmasikan, kejadian itu berlansung Senin, 9 Desember kemarin, di lingkungan sekolah.

“Iya benar itu di SDN Tobulung, Kota Palopo. Orang tua siswa yang ada dalam video itu, sudah kita pertemukan dan sudah saling memaafkan,” kata Asnita, via sambungan telepon, Selasa 10/12/19.

Aksi gladiator ala bocah SD ini kata Asnita, dilakukan hanya bercanda dan tidak ada siswa yang cidera. Meski demikian, Dinas Pendidikan Kota Palopo, akan menindaklanjutinya dan memberikan sanksi pada pihak sekolah.

“Sanksi berupa peringatan terhadap guru dan kepala sekolah, karena lalai dalam mengawasi siswanya,” ujarnya.

Video berdurasi 14 detik tersebut, tersebar di sosial media facebook dan dikomentari ratusan netizen.

Laporan: Damrin Arfah Kurufy, Palopo.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji
Pj Sekda Palopo Ingatkan TPP ASN Bisa Terdampak Jika Target PAD tak Tercapai
Sekda Sebut Kondisi Fiskal Palopo Tidak Baik-Baik Saja
Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo
Tambang Emas Latimojong: Antara Harapan Ekonomi dan Ancaman Lingkungan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Wabup Irwan Dampingi Kakanwil BPN Sulsel Resmikan Musholla Ar Royyan
Next Article Siswanya Dikeroyok, Kepsek SDN 64 Tobulung Minta Maaf
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan

14 Maret 2026
Metro

Pemkab Luwu Utara Anggarkan Rp21,6 Miliar untuk Program JKN PBPU 2026

13 Maret 2026
Pendidikan

Mahasiswa IAIN Palopo Akan Dilibatkan Sebagai Mitra Pendataan Statistik Daerah

13 Maret 2026
Ekonomi

PT Vale Gelar Media Training untuk Perkuat Pemberitaan Isu Pertambangan

28 Januari 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?