Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Bupati Serahkan KUA dan PPAS Tahun 2015
DPRD Luwu Timur

Bupati Serahkan KUA dan PPAS Tahun 2015

Asdhar
Asdhar
6 Juli 2015
Share
3 Min Read
SHARE

Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma menyerahkan draft Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2016 sekaligus penyerahan rancangan perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2015 pada sidang paripurna DPRD yang berlangsung druang rapat paripurna, Senin (06/07/15).

Selain penyerahan KUA dan PPAS, sidang paripurna juga mengagendakan Ranperda Pertanggungjawaba Pelaksanaan APBD TA 2014 yang telah disepakati bersama.

Mengawali sambutannya, Hatta mengaku bersyukur pertanggungawaban APBD TA 2014 telah mendapatkan pengakuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian. Semua keberhasilan ini, kata Hatta merupakan upaya bersama antara pemerintah dan DPRD dalam menciptakan pemerintahan yang sehat melalui pengelolaan keuangan yang baik dan akuntabel.

Baca Juga

DPRD Luwu Timur Respons Aksi AMLT, Tegaskan Komitmen Berpihak pada Rakyat
Anggota DPRD Lutim Ini Apresiasi Pengurangan Jam Kerja Guru dan ASN

Lebih lanjut, Hatta menjelaskan Target Pendapatan Daerah Tahun 2014 Sebesar Rp999.143.872.972,00 yang direalisasikan sebesar Rp1.003.602.954.699,21 atau 100,45 persen terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) target sebesar Rp141.754.000.599,00 dan terealisas sebesar Rp134.350.836.071,47 atau 94,78 persen.

Selanjutnya Dan Perimbangan dengan target sebesar Rp586.786.509.364,00 terealisasi
sebesar Rp598.656.375.455,00 atau 102,02 persen dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah ditargetkan sebesar Rp270.603.363.009,00 terealisasi sebesar Rp270.595.743.172,74 atau 99,99 persen.

”Dari realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2014 tersebut, diketahui bahwa kita dapat mencapai target, hal ini disebabkan karena pendapatan dari Dana Perimbangan yang terealisasi sebesar 102,0 persen. Demikian pula dengan penerimaan bagi hasil pajak dari propinsi
realisasinya melebihi dari target yakni sebesar 101,74 persen serta bantuan keuangan dari propinsi terealisasi sebesar 100 persen,” jelasnya

Dari sisi berlanja dijelaskanya, Anggaran belanja ditargetkan sebesar Rp1.113.368.368.988,00 dengan realisasi Rp945.141.334.959,48 atau 84,89 persen terdiri atas Belanja Tidak Langsung target Rp398.581.825.832,00 dan terealisasi Rp376.223.437.547,83 atau 94,39 persen kemudian Belanja Langsung target sebesar Rp714.786.543.156,00 dan terealisasi sebesar Rp568.917.897.411,65 atau 79,59 persen.

Dikatakan, berdasarkan gambaran realisasi pendapatan, belanja dan pembiayaan tersebut, maka diperoleh sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun 2014 sebesar Rp 225, 1 Miliar yang dirincikan masing-masing kas di kas daerah sebesar Rp 218, 8 Miliar, Kas BLUD
pada RSUD I Lagaligo Wotu sebesar Rp 4,9 Miliar, Kas di bendahara pengeluaran SKPD sebesar Rp139, 3 juta, kas dana non kapitasi JKN pada dinas kesehatan sebesar Rp105, 2 juta, kas dana kapitasi JKN pada Puskesmas sebesar Rp1, 2 Miliar, kas dana BOS pada SD, SMP dan SMA sebesar Rp760,4 juta.

Mengenai kas di kas daerah sebesar Rp 218 Miliar dijelaskan terdiri dari pembayaran utang jangka pendek lainnya sebesar Rp74 miliar dengan perincian utang retensi sebesar Rp 9, 6 Miliar, utang rekanan Rp. 35, 4 miliar, utang pengembalian non sertifikasi sebesar Rp 1 Miliar, DPAL sebesar Rp 27, 8 Miliar.

Tingginya silpa ini menurut bupati Hatta salah satunya dipicu oleh perencanaan kegiatan pada SKPD yang kurang baik. “ Olehnya itu kami sepakat agar fungsi pengawasan DPRD dapat lebih ditingkatkan dan dimaksimalkan,” tutup Hatta.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Hari Ini KPU Kumpul 55 PPK
Next Article Penerimaan CPNS Tahun ini ditunda
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Ekonomi

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

4 Mei 2026
Pendidikan

Keren! SMPN 1 Mangkutana Jadi Sekolah Terbaik 2 Rapor Pendidikan di Luwu Timur

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?