Demonstrasi mahasiswa yang menolak rencana Presiden RI menaikkan harga BBM, kembali berujung bentrok di Kota Palopo. Bentrok, terjadi di depan Kampus Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), sejak pukul 16.30 Wita sore tadi.
Pantauan luwuraya.com, bentrok berupa aksi saling lempar batu itu terjadi antara mahasiswa dengan polisi yang dibantu warga setempat. Warga juga ikut terlibat membantu polisi karena kesal dengan sikap mahassiwa yang kerap bertindak anarkistis dalam melakukan aksinya. Aksi berujung bentrok pun terjadi sehari sebelumnya di lokasi yang sama.
Bentrok pun baru mereda setelah pihak kepolisian melakukan negosiasi dengan mahasiswa dan pihak kampus untuk mengakhiri keributan tersebut. Dalam insiden ini polisi mengamankan tiga orang mahasiswa yang diduga sebagai provokator.
Sementara itu, mahasiswa mengatakan, aksi yang mereka lakukan sebagai bentuk kekesalan terhadap sikap pemerintah yang berencana menaikkan harga BBM yang dinilai justru menyengsarakan mayarakat miskin.
Yusri
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

