Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Diduga Pungli Prona, Mantan Kades Beringin Jaya Lepas Tangan
Metro

Diduga Pungli Prona, Mantan Kades Beringin Jaya Lepas Tangan

Asdhar
Asdhar
16 Oktober 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Mantan Kepala Desa (Kades) Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni, Sapri diduga telah melakukan Pungutan Liar (Pungli) sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) tahun 2013 lalu.

Pasalnya, biaya yang telah dibebankan kepada masyarakat penerima sertifikat Prona tersebut tergolong tinggi yakni Rp800 ribu per sertifikatnya.

“Saya sangat kesal dengan program seperti ini, seharusnya pemerintah tidak membebani masyarakat terlalu tinggi hingga Rp800 ribu per sertifikatnya,” ungkap Heri, tokoh Pemuda Kecamatan Tomoni.

Baca Juga

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Mantan Kades Beringin Jaya, Sapri yang dikonfirmasi melalui via telepon membenarkan adanya program Prona tersebut. Namun, dirinya tidak tahu menahu soal biaya sertifikat Prona yang telah dibebankan kepada warganya.

“Biaya Prona itu ditangani langsung oleh Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan, Sadirin, silahkan konfirmasi ke Sadirin, beliau yang tangani pada waktu itu,” ungkap Sapri.

Dikonfirmasi terpisah, Kades terpilih Beringin Jaya, Sadirin mengakui adanya pungutan biaya sertifikat Prona sebesar Rp800 ribu. Meski begitu, besaran biaya itu telah dikembalikan kepada penerima sertifikat sebesar Rp300 ribu.

“Memang ada biaya Rp800 ribu waktu itu, namun saya kembalikan Rp300 ribu karena pak Sapri menyuruh saya untuk kembalikan, jadi biayanya cuma Rp500 ribu. Biaya itu untuk pembuatan patok, pembuatan alas hak dan biaya administrasi lainnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Luwu Timur, Syarifuddin mengatakan pungutan terhadap masyarakat atas pengurusan sertifikat Prona sebesar Rp500 ribu per pemohon, dinilai memberatkan, dan diluar dari aturan.
Dia pun merincikan, sertifikat Prona tidak sepenuhnya gratis dikarenakan adanya biaya pra pelayanan terhadap masyarakat seperti, pembuatan surat keterangan dari desa, permohonan yang ditanda tangani materai 6.000 ribu tiga lembar dan pembuatan batas-batas tanah (Patok) sementara tanah diatas harga Rp60 juta akan dikenakan biaya pajak lima persen.

“Prona itu tidak seratus persen gratis karena ada biaya-biaya pra pelayanan yang harus diselesaikan oleh penerima sertifikat, namun kalau nilainya sebesar Rp500 ribu saya pribadi beranggapan jika nilai itu terlalu besar dan akan memberatkan masyarakat,” ungkap Syarifuddin.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning
Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article TNI-Polri Akan Pamerkan Alutista di Palopo Youth Fest 2015
Next Article Dukungan Pemuda Untuk NiVi, Kompensasinya Siap Bangun Stadion dan GOR
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Keren! SMPN 1 Mangkutana Jadi Sekolah Terbaik 2 Rapor Pendidikan di Luwu Timur

4 Mei 2026
News

2025 Jadi Titik Balik, PT Vale Benahi Tata Kelola dan Transparansi

4 Mei 2026
Pendidikan

Kesbangpol Lutim Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini ke Pelajar

4 Mei 2026
Ekonomi

Harga Gabah Rp7.000 per Kg, DPRD Luwu Timur Minta Dijaga Stabil

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?