Harga Barang Naik, Penjualan Pernak-Pernik Natal Sepi Pembeli

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan oleh pemerintah beberapa waktu lalu yang berdampak pada kenaikan harga sejumlah barang, ternyata berimbas pada penjualan pernak-pernik natal yang tahun ini dikeluhkan sepi pembeli.

Pasalnya, umumnya warga kristiani lebih memilih untuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari, dibanding membeli pernak-pernik natal yang hampir setiap tahun dilakukan. Akibatnya, sejumlah pedagang penjual pernak-pernik natal mengaku merugi karena pemasukan mereka tidak sebanding dengan modal yang telah dikeluarkan untuk mendatangkan barang ke Kota Palopo.

Pemilik Toko Mellys, Sunaryo misalnya yang mengaku pembeli pernak-pernik natal di tahun ini turun drastis dibanding dengan tahun sebelumnya. “Sangat berbeda dengan tahun lalu, tahun ini sepi pembeli, padahal biasanya di awal bulan desember adalah waktu bagi umat kristiani berbelanja pernak-pernik natal,” ujar Sunaryo.

Dia mengaku, dalam sehari paling banyak hanya dua orang saja yang datang membeli hiasan untuk merayakan natal. “Kebanyakan mereka memeli pernak pernik yang harganya murah seperti lonceng,  Topi Santa Claus, serta lilin yang harganya antara Rp5.000 sampai Rp15 ribu per buah,” ujarnya.

Dia bahkan merincikan, penjualan pohon natal hingga pekan ke dua bulan desember ini, baru terjual sebanyak 3 pohon saja.  “Padahal stok cukup banyak di gudang,” ungkapnya.

Sunaryo mengatakan, daya beli umat kristiani untuk membeli pernak pernik natal dipengaruhi naiknya seluruh harga barang, sehingga warga lebih memilih belanja kebutuhan pokok sehari-hari ketimbang berbelanja hiasan natal.

Sementara itu, salah seorang pengunjung Damaris mengatakan untuk menghadapi hari raya natal tahun ini, keluarganya lebih memprioritaskan kebutuhan keluarga dibanding dengan kebutuhan pernak-pernik natal.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser