Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Janji Sekolah Mitra PT Vale Disoal DPRD Lutim
DPRD Luwu Timur

Janji Sekolah Mitra PT Vale Disoal DPRD Lutim

Asdhar
Asdhar
28 Juni 2016
Share
3 Min Read
SHARE

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur melalui komisi satu mempertanyakan janji PT Vale Indonesia Tbk soal sekolah kemitraan. janji itu dilontarkan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) 2014 lalu.

Wakil ketua komisi I DPRD Luwu Timur, Herdinang mengatakan, PT Vale Indonesia pernah berjanji akan membangun sekolah kemitraan sebagai solusi kalau Yayasan Pendidikan Soroako (YPS) tidak dapat menampung lagi anak karyawan lainnya. “Kalau YPS sudah tidak dapat menampung, maka anak – anak dapat bersekolah disekolah kemitraan ini,” ungkapnya.

Herdinang menambahkan, status pembelajaran di sekolah kemitraan itu nantinya sama dengan YPS sehingga anak karyawan yang tidak masuk di YPS dapat masuk dan bersekolah di sekolah mitra itu.

Baca Juga

DPRD Luwu Timur Respons Aksi AMLT, Tegaskan Komitmen Berpihak pada Rakyat
Anggota DPRD Lutim Ini Apresiasi Pengurangan Jam Kerja Guru dan ASN

“Sarana, prasarana dan alat proses belajar mengajar disiapkan, itulah merupakan janji dari PT Vale Indonesia,” ungkap Herdinang.

Mestinya, kata Herdinang, pihak perusahaan nikel itu tidak seharusnya mengeluarkan janji yang dianggap sulit untuk direalisasikan karena menjadi bumerang bagi perusahaan itu sendiri.

“Pendidikan bagi anak karyawanan adalah tanggung jawab perusahaan sehingga perusahaan harus menampung dan menyiapkan sarana untuk meningkatkan pendidikan,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu sarana yang disiapkan oleh perusahaan seperti YPS. Sehingga tidak boleh perusahaan menyatakan daya tampung yayasan itu terbatas. Kalau tahun ini RKB tidak dapat menampung maka tanggung jawab perusahaan menambah RKB.

“Masa tahun lalu hingga saat ini tidak ada penambahan RKB sementara setiap tahunnya bertambah anak yang ingin sekolah, sarana dan prasarana untuk anak karyawan itu tanggung jawab perusahaan dan bukan tanggung jawab pemerintah,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, manajemen PT Vale Indonesia, Busman Dahlan membatah adanya janji itu. Menurutnya, dirinya pernah terinisiasi untuk mengantisipasi lonjakan peminat masuk YPS dari kalangan umum dan anak karyawan.

Namun bentuknya bukan membangun sekolah karena itu kewajiban Pemerintah. Perusahaan hanya membantu berkontribusi terhadap peningkatan kualitas Pendidikan di Luwu Timur.

Melalui PTPM, kata Busman, perusahaan melakukan penguatan kapasitas tenaga didik melalui pelatihan. Di samping itu juga membantu renovasi laboratorium SMP di Wasuponda 2015 dan membantu bangun dua kelas di SMP Towuti 2016.

“Itu statusnya hibah ke dinas Pendidikan. Pendidikan itu kan bukan kewajiban perusahaan, kalau pun melibatkan diri itu lebih pada berkontribusi. Itu kata kuncinya,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, YPS tersebut sebenarnya hanya untuk anak karyawan dari luar site berdasarkan amanah kontrak karya dan bukan untuk semua anak karyawan apalagi umum.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Lampu Jalan di Malili, Padam Malam Hari, Siang Nyala
Next Article Tidak Kuorum, Laporan Panja RPJMD Diskorsing
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

PKK Luwu Timur ikut evaluasi imunisasi Zero Dose di Sulsel. Meski capaian…

6 Mei 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Menilik Kejayaan Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Ekonomi

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?