LUWURAYA.COM — Kontingen Luwu Timur resmi dilepas pada 5 November 2026 dengan target masuk 10 besar di PORPROV XVIII, sementara cabang judo sudah mengantongi dua medali.
Pelepasan kontingen berlangsung di Halaman Kantor Bupati Luwu Timur, dipimpin oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler. Acara dihadiri Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Kontingen Luwu Timur, Ramadhan Pirade, para asisten, staf ahli, kepala OPD, jajaran pengurus KONI, serta pelatih, atlet, dan ofisial.
Wakil Bupati Puspawati Husler menekankan bahwa keikutsertaan dalam PORPROV bukan semata‑mata mengejar medali, melainkan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia, karakter, kedisiplinan, kesehatan, dan mental generasi muda.
Target Medali dan Pengembangan Atlet
Wakil Bupati menambahkan, “Setiap atlet yang berlaga merupakan duta daerah yang membawa harapan dan kebanggaan masyarakat Luwu Timur.” Ia juga mengimbau atlet menjaga semangat juang, sportivitas, dan nama baik daerah selama kompetisi.
Ramadhan Pirade menjelaskan bahwa kontingen yang diberangkatkan mencakup atlet, pelatih, ofisial, dan unsur pendamping yang akan bersaing di 32 cabang olahraga. Ia menegaskan target Luwu Timur adalah meningkatkan perolehan medali sekaligus memperbaiki posisi klasemen dengan harapan menembus 10 besar, serta melahirkan atlet potensial untuk kompetisi tingkat lebih tinggi.
Kinerja cabang judo memberikan tambahan motivasi setelah berhasil menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu, sebagaimana informasi KONI pada Rabu malam (4/11/2026). Keberhasilan tersebut dipandang sebagai bukti kesiapan kontingen dalam menghadapi tantangan di ajang PORPROV.
Tim e‑sport Luwu Timur menyatakan optimisme tinggi setelah menjalani persiapan matang, dan menargetkan medali emas pada PORPROV XVIII 2026.
Dengan 32 cabang olahraga yang dipersiapkan, harapan pemerintah daerah adalah agar kontingen tidak hanya berprestasi, tetapi juga memperkuat fondasi olahraga daerah untuk jangka panjang.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

