Bupati Luwu Timur Teken Komitmen Penguatan Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi

Asdhar
2 Min Read
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat menandatangani komitmen bersama penguatan tata kelola pemerintahan daerah dan pencegahan korupsi di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar (Sumber: dinaskominfo lutim)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menandatangani komitmen bersama penguatan tata kelola pemerintahan daerah dan pencegahan korupsi dalam Rapat Koordinasi di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (5/11/2026).

Penandatanganan komitmen bersama tersebut dilakukan antara Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), para kepala daerah, serta ketua DPRD.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen Wiyagus, Pimpinan KPK, Yohanis Tanak, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan.

Pembenahan Sistem dan Pengawasan Internal

Usai menandatangani komitmen bersama, Bupati menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan janji kepada masyarakat untuk menjalankan roda pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Penandatanganan komitmen ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah janji kita kepada masyarakat bahwa pemerintahan harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas,” kata Irwan.

Menurut Irwan, pencegahan korupsi harus dimulai dari pembenahan sistem penyelenggaraan pemerintahan secara menyeluruh, mencakup proses perencanaan, penganggaran, hingga pengadaan barang dan jasa.

“Korupsi bisa dicegah jika sistemnya diperbaiki. Karena itu, kami di Luwu Timur berkomitmen memperkuat pengawasan internal, memperbaiki tata kelola pengadaan, dan memastikan setiap rupiah APBD digunakan untuk kepentingan masyarakat,” jelas Bupati.

Selain perbaikan tata kelola, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan aparat pengawas agar seluruh program kerja berjalan sesuai koridor hukum serta memberi dampak positif bagi warga.

Rakor tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari langkah penguatan tata kelola pemerintahan daerah, perumusan strategi pencegahan korupsi, peningkatan fungsi pengawasan internal, hingga pengelolaan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang transparan dan akuntabel.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser