Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Monumen Lapandoso, Riwayatmu Kini
Rekreasi

Monumen Lapandoso, Riwayatmu Kini

Asdhar
Asdhar
2 Oktober 2012
Share
3 Min Read
SHARE

Mungkin banyak diantara kita masing asing dengan nama Lapandoso. Lapandoso, nama sebuah monumen yang berada tepat di bibir pantai desa Pabbaresseng, kecamatan Bua Kabupaten Luwu.

Monumen ini dibangun sebagai simbol religi awal masuknya Islam di Jazirah Sulawesi Selatan Kabupaten Luwu, berupa kubah yang tepat dibibir pantai. Konon, disebutkan jika lokasi monumen Lapandoso ini adalah tempat pendaratan Pertama Khatib Datok Sulaiman sang pembawa Agama Islam di Tana Luwu pada tahun 1605 silam.

Sayangnya, sejak dibangun sekitar 1986 secara swadaya oleh masyarakat setempat, meski masih berdiri utuh hingga saat ini, namun tampak monumen ini tidak terawat dengan baik.

Baca Juga

Palopo Jadi Titik Persinggahan Kapal Pesiar Silver Cloud, Ratusan Wisman Disambut Hangat
Besok, Ratusan Joki Bala-Bala Siap Adu Kecepatan di Sungai Malili

Padahal, Monumen Lapandoso ini kerap menjadi daerah kunjungan wisata religi masyarakat, baik pada saat liburan panjang maupun hari hari libur biasa seperti hari minggu. Pengunjungnya pun bukan hanya masyarakat dari Tana Luwu, juga berdatangan wisatawan domestik dari berbagai daerah di Indonesia.

Untuk sampai dilokasi ini juga tidak sulit. Dari jalan trans Sulawesi tepatnya ibu kota kecamatan Bua, terpampang gerbang memasuki desa Pabbaresseng yang merupakan tempat monumen tersebut, pengunjung dapat menempuh jalur sungai dengan menggunakan perahu Katinting (motorboat) atau dengan jalan kaki menyusuri tempat tersebut disepanjang pematang tambak.

Dari kejauhan, terlihat Monumen Lapandoso mulai nampak dengan Kubah putih, bergaris biru terlihat berdiri dibibir pantai disekitarnya terdapat tumbuhan bakau dengan burung-burung air, kerang laut, Ikan dan kepiting sebagai pengaya dari monumen Lapandoso dengan ukuran 2,5 x 2,5 meter.

Meski hanya berupa bangunan kubah kecil saja, namun pengunjung setiap saat cukup banyak, pasalnya dengan nilai religiusnya Lapandoso dijadikan tempat rekreasi masyarakat Kabupaten Luwu yang dapat dijangkau dengan alasan mengenang pendaratan Pertama Khatib Datok Sulaiman sang pembawa Agama Islam di Tanah Luwu tahun 1605 M.

Saleh warga setempat mengungkapkan bahwa beberapa tahun lalu sejak Kabupaten Luwu masih beribukota di Palopo, kegiatan seperti peringatan Napak Tilas mengenang pendaratan Datok Sulaiman diadakan disini dan diteruskan ke makam Tandi Pau di Assallangnge.

“Peringatan Napak Tilas beberapa kali diadakan disini, dan dihadiri sejumlah pejabat seperti PA Tenriadjeng, Basmin Mattayang, Andi Nur Palullu dan sejumlah pejabat dari Makassar,” jelasnya.

Sayangnya ikon sejarah budaya religi Tana Luwu ini sepertinya tak terurus, pondok pengunjung mulai rusak dinding dan pintunya, dan Monumen Lapandoso juga kelihatan miring dan kotor. (Amran Amir/b)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong
BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan
Dwi Heryanto Kolaborasi dengan Milenial Tomoni Salurkan Bantuan Kebakaran Sorowako
Kepala Daerah se-Tana Luwu Bertemu Wali Kota dan Kapolrestabes Makassar, Bahas Isu Ketegangan Mahasiswa
Bus Seruduk Truk Tangki di Luwu, Tiga Orang Luka Serius
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Di Demo, PT Vale Padamkan Listrik
Next Article Kuburan Batu Lemo Diprioritaskan Sebagai Objek Wisata Andalan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

TP-PKK Luwu Imbau Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

11 Juni 2025
Ekonomi

Begini Sejarah Panjang Pemberian Gaji ke-13 ke ASN dan Pensiunan

4 Juni 2025
Metro

Luwu Rawan Bencana, Dhevy: Tak Bisa Lagi Andalkan Insting, Harus Berdasarkan Kajian Ilmiah

14 Mei 2025
Metro

Patahudding Lepas Pemberangkatan 270 Jamaah Calon Haji Luwu

10 Mei 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?