Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Di Demo, PT Vale Padamkan Listrik
Ekonomi

Di Demo, PT Vale Padamkan Listrik

Asdhar
Asdhar
2 Oktober 2012
Share
3 Min Read
SHARE

Sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu Timur tiba-tiba berubah menjadi gelp gulita lantaran listrik yang mengaliri ke ribuan rumah di Lutim padam. Pemadaman listrik ini terjadi sejak Jumat (28/9/12) sekitar pukul 15.00 Wita, hingga pukul 03.00 Wita dini hari tadi.

Informasi yang dihimpun Luwuraya.com menyebutkan wilayah yang mengalami pemadaman total meliputi Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda, sebagian besar Kecamatan Malili, Angkona, Tomoni, Mangkutana, Tomoni Timur dan Kecamatan Kalaena.

Manajer PLN Rayon Malili, Suhardi, menyebutkan padamnya listrik disebabkan terputusnya suplai daya dari system PT Vale Indonesia.

Baca Juga

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

“Suplay listrik dari PLN tetap menyala untuk sebagian pelanggan di Kota Malili, Wotu dan Burau karena menggunakan PLTD. Untuk Kota Malili disuplai dari PLTD Malili, sementara kecamatan Wotu dan Burau disuplai dari PLTD Cakkaruddu, Luwu Utara,” ungkap Suhardi.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Vale Indonesia, Nico Kanter dalam siaran persnya yang diterima Luwuraya.com Jumat malam (28/9/12) tadi mengatakan manajemen perusahaan terpaksa melakukan shut down (penghentian total) pada  fasilitas PLTA Balambano, Kecamatan Wasuponda, akibat terganggunya proses produksi PT Vale oleh aksi unjuk rasa yang dilakukan sekelompok masyarakat Balambano, yang menamakan diri mereka forum Pembaharuan Pemberdayaan Masyarakat Desa Balambano (FPPMBD).

“Tindakan pengunjuk rasa yang memaksa masuk ke ruang operator (control room) di PLTA Balambano sangat membahayakan aktivitas produksi dan juga telah mengancam keselamatan karyawan yang ada di sana,” sebut Nico dalam siaran persnya.

Menurut Nico,  manajemen perusahaan prihatin dan sangat kecewa dengan tindakan para pengunjuk rasa yang dengan sengaja melanggar hukum dengan pemaksaan memasuki fasilitas PLTA Balambano tanpa memperdulikan keselamatan karyawan yang sedang bertugas serta keselamatan masyarakat lain.

“Mereka seolah-olah meniadakan makna dialog, diskusi dan konsultasi yang sejak awal terus berlangsung dengan difasilitasi oleh pemerintah setempat dengan mereka,” tambah Nico.

“Kami terpaksa mengambil keputusan untuk menghentikan melanjutkan penghentian operasi PLTA Balambano ini demi keamanan dan keselamatan karyawan kami juga masyarakat lainnya.”

Dari pantauan Luwuraya.com, Aksi unjuk rasa FPPMBD dimulai sejak hari Rabu,  (26/9/12) lalu, hingga Jumat, (28/9) sore kemarin.

Dalam aksinya, demonstran memprotes proses penerimaan karyawan di PT vale Indonesia, pelaskanaan Program Pelatihan Industri (PPI), pemberian beasiswa, dan bantuan pengobatan perusahaan yang dinilai diskriminatif.

Sejumlah pertemuan sudah dilakukan dipimpin oleh aparat pemerintah setempat, namun tidak disetujui demonstran. Puncaknya terjadi pada Jumat (28/9/12) kemarin, dimana puluhan demonstaran yang dimotori ibu rumah tangga memasuki areal PLTA Balambano dengan memanjat pagar pembatas.

Sebagaian demonstran masuk ke areal PLTA dengan menyisir lokasi pegunungan.  Sejumlah security dan aparat kepolisian yang berjaga di sekitar areal PLTA Balambano tak mampu membendung kemarahan massa yang terus meringsek hingga ruang operator PLTA.

Aksi massa terhenti setelah Kapolres Luwu Timur, AKBP Andi Firman turun langsung ke lokasi dan melakukan dialog dengan coordinator massa. (b)

Aco

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article 14 Eselon IV Dilantik Menduduki Jabatan Baru
Next Article Monumen Lapandoso, Riwayatmu Kini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

Keren! SMPN 1 Mangkutana Jadi Sekolah Terbaik 2 Rapor Pendidikan di Luwu Timur

4 Mei 2026
News

2025 Jadi Titik Balik, PT Vale Benahi Tata Kelola dan Transparansi

4 Mei 2026
Pendidikan

Kesbangpol Lutim Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini ke Pelajar

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?