Peluru tajam yang menerjang dada kiri Chandra (24) ternyata tembus hingga ke belakang, hal tersebut diungkapkan Husen, paman korban saat diwawancarai sejumlah wartawan. Husen menjelaskan, berdasarkan hasil visum, Chandra tertembak dari jarak dekat, sehingga peluru bisa tembus ke belakang.
“Peluru yang mengenai dadanya tembus hingga ke belakang, dan kami yakin, peluru tersebut milik aparat, bukan peluru Papporo,” kata Husen.
Atas peristiwa tersebut, Husen meminta agar pihak Kepolisian bertanggungjawab dan mengusut tuntas kasus tersebut.
“Kami meminta agar polisi bekerja profesional dan mengusut tuntas kasus ini, anak kami tertembak peluru aparat,” kata Husen.(*)
Haswadi
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

