Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Penasehat APKASI Kagumi Produk Anyaman Teduhu Lutim di AOE 2021
Luwu Timur

Penasehat APKASI Kagumi Produk Anyaman Teduhu Lutim di AOE 2021

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
22 Oktober 2021
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Hari kedua APKASI Otonomi Expo (AOE) 2021, Suasana Pameran Potensi Daerah terutama di stand Kabupaten Luwu Timur semakin ramai dipadati pengunjung. Tak terkecuali Penasihat APKASI, Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid dihari kedua juga turut menyambangi Stand Luwu Timur. Ia mengapresiasi kerajinan Anyaman Teduhu dan Madu Trigona “Tashbee” yang juga merupakan salah satu produk unggulan Luwu Timur.

“Saya harapkan agar produk-produk unggulan tersebut agar terus dioptimalkan dan dipromosikan pada setiap kegiatan didaerah maupun secara skala nasional,” kata Ryaas Rasyid di Stand Pameran Luwu Timur, Jakarta Convention Center, Kamis (21/10/2021).

Adapun jenis produk yang paling diminati dalam pameran adalah Snack Ikan Pangkilang, Ulekan Kayu dan Keripik Pisang Kuporai. Menurut salah seorang pengunjung, Anisah Orr yang dahulu pernah menetap di Sorowako, Luwu Timur, menjadi obat rindu baginya dengan hadirnya stand Luwu Timur di AOE 2021.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

“Saya akhirnya bisa mencicipi Ikan Pangkilang lagi setelah sekian lama, karena Ikan Pangkilang merupakan ikan endemik yang hanya bisa ditemukan di perairan Luwu Timur,” katanya.

Selain produk kuliner dan kerajinan tangan, sebagai bentuk promosi, Tim pelaksana yang merupakan gabungan dari beberapa OPD yakni Bapelitbangda, PTSP,  Transnakerin, DKPP, Disparbudmudora & Prokopim Kab. Luwu Timur juga turut menampilkan keunggulan dan potensi daerah Luwu Timur lain, diantaranya Pariwisata, hasil pertanian Lada dan Rumput Laut.

“Kami juga menyediakan layar monitor yang menayangkan video potensi wisata dan potensi investasi pertanian/perkebunan Luwu Timur,” kata Kasubag Prokopim, Sulviyani Suardi yang sejak hari pembukaan bersama tim untuk menyiapkan stand pameran.

Selain berada di stand Luwu Timur, pihaknya juga mengunjungi beberapa stand kabupaten yang bisa dijadikan bahan percontohan dalam mengembangkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di Kabupaten Luwu Timur. Salah satunya adalah Proyek Daur Ulang limbah sampah “Zero Waste” menjadi paving block/genteng dan bahan makanan ternak organik dari Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Menurut pak Sarno, selaku penanggungjawab stand Kab. Banyumas, awal dari ide Zero Waste tersebut berasal dari kegelisahan masyarakat Banyumas atas sampah yang sudah overload dan mengganggu kenyamanan warganya.

“Sejak program Zero Waste ini kami lakukan, Alhamdulillah yang dulunya truk sampah beroperasi untuk mengangkut sampah sekitar 136 truk, sekarang sisa 26 truk sampah yang masih beroperasi. Ini sesuai dengan target kami pada tahun 2022, Kab. Banyumas sudah terbebas dari sampah,” ujar Sarno.

“Semoga Kabupaten Luwu Timur juga bisa mengadaptasi program Zero Waste ini sebagai bagian dari program Pemerintah dalam menangani masalah sampah. Kami siap untuk memfasilitasi,” tutupnya.

Pada pameran kali ini juga, stand Luwu Timur dikunjungi talent Jember Fashion Carnival (JFC) yang mengenakan kostum unik yang diberi nama Lion dan Komodo. Kostum tersebut juga akan ditampilkan pada JFC 2021 yang rencananya akan digelar pada November 2021 di Kabupaten Jember, Jawa Timur. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bupati Luwu Timur : Pendidikan PAUD ini Penting dan Fundamental
Next Article Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Lutim Fokus Jaring Akseptor Baru
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?