Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palopo belum bersikap tentang penetapan hari pertama puasa ramadhan. Ketua MUI Kota Palopo, Syarifuddin Daud meminta agar masyarakat Luwu Raya tetap menunggu penetapan dari Pemerintah pusat di Jakarta tentang penetapan tanggal 1 Ramadhan tahun ini.
Syarifuddin berharap agar penetapan 1 Ramadhan tahun ini tidak lagi terjadi perbedaan, dan ummat muslim di seluruh indonesia bisa serentak melaksanakan ibadah puasa.
“Kalaupun ada perbedaan hari pertama puasa, itu tidak masalah, semuanya punya landasan yang kuat,” kata Syarifuddin.
Penetapan 1 ramadhan dari pemerintah akan dilakukan setelah dilakukan sidang Itsbat dari Badan Hisab dan Rukyat yang akan dilakukan satu hari sebelum tanggal 1 ramadhan jatuh. Badan Hisab dan Rukyat ini terdiri dari berbagai organisasi islam yang ada di Indonesia, termasuk dari Badan Metereologi dan Geofisika.
“Muhammadiyah sudah mengumumkan tanggal 1 ramadhan jatuh pada tanggal 09 Juli mendatang, dan memang Muhammadiyah selalu lebih awal menetapkan 1 ramadhan, tapi itu tidak masalah,” ujarnya.(*)
Haswadi
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

