Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Peringati Hari Anti Korupsi, Kejari Masamba Canangkan Gerakan ‘Kande Tikus’
Hukum

Peringati Hari Anti Korupsi, Kejari Masamba Canangkan Gerakan ‘Kande Tikus’

Asdhar
Asdhar
10 Desember 2014
Share
1 Min Read
SHARE

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi, Kejaksaan Negeri (Kajari) Masamba Kabupaten Luwu Utara canangkan Gerakan Desa Anti Korupsi (Kande Tikus).

Gerakan ‘Kande Tikus’ bertujuan untuk menciptakan aparatur pemerintah Desa yang memahami dan mengerti tentang berbagai persoalan desa yang berpotensial memunculkan terjadinya tindak pidana korupsi.

Bupati Lutra Arifin Junaidi mengatakan, sangat perlu dilakukan pembelajaran sejak dini tentang anti korupsi untuk menekan tindak pidana korupsi di masyarakat dan semuanya ini di awali dengan pemberantasan korupsi.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

“Dengan adanya kegiatan ‘Kande Tikus’, mari kita jadikan motivasi dan pendorong sebagai pembelajaran sejak dini untuk memberantas korupsi,” kata Arifin.

Kepala Kajari Masamba, Andi Mirnawati mengatakan Kande Tikus yang dicanangkan tersebut sebagai semboyan untuk memudahkan kita semua mengingat gerakan ini.

“Kande dalam bahasa daerah setempat bermakna Makan, kata makan dapat pula dikiyaskan artinya menjadi  menghabisi atau memberantas, sedangkan Tikus adalah jenis binatang pengerat yang sering ali dijadikan sebagai simbol Koruptor,” kata Mirnawati.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026
KTP Hilang Bisa Didenda, Disdukcapil Luwu Utara Mulai Sosialisasi
Luwu Timur Dapat Penghargaan di Ajang HUT Damkar dan Satpol PP Sulsel
Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah
Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pemprov Sulsel Batalkan Bantuan Pembangunan Jalan Sabbang-Limbong
Next Article Bayu Purnomo Ramaikan Bursa Ketua KNPI Luwu
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

PKK Luwu Timur ikut evaluasi imunisasi Zero Dose di Sulsel. Meski capaian…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Hukum

Jaksa Beri Edukasi Hukum Kepada Pelajar, Bahaya Narkoba hingga Judi Online Jadi Sorotan

7 April 2026
Metro

Masjid Agung Syuhada Masamba Jadi Rest Area Mudik “Andalan Hati” di Jalur Luwu Raya

14 Maret 2026
Ekonomi

Angka Kemiskinan Terus Turun, Lutra Siapkan Strategi Baru Berdayakan 500 KK pada 2026

14 Maret 2026
Metro

BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan

14 Maret 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?