Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Peringati Hari Rabies Sedunia, DPPP Palopo Sterilisasi 20 Ekor Kucing Liar
Palopo

Peringati Hari Rabies Sedunia, DPPP Palopo Sterilisasi 20 Ekor Kucing Liar

Asdhar
Asdhar
28 September 2017
Share
1 Min Read
SHARE

Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (DPPP) Kota Palopo menggelar kegiatan sterilisasi hewan liar guna mencegah penularan virus rabies di Kota Palopo. Kegiatan itu digelar guna memperingati Hari Rabies Sedunia yang jatuh setiap tanggal 28 September.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPPP Palopo, Burhanuddin mengatakan untuk sterilisasi hewan liar tersebut dilakukan terhadap 20 ekor kucing yang berhasil ditangkap petugas, di RSUD Sawerigading, Kamis (28/9/17).

“Kucing liar tersebut kemudian dipisahkan antara jantan dan betina. Yang jantan dikebiri, sementara yang betina akan ditutup kandungannya,” ujar Burhanuddin.

Baca Juga

Dianggap Tak Netral, 5 ASN Palopo Akan Diberi Sanksi Saat Upacara HUT RI Besok
Kejar Target Zero Stunting, TPPS Palopo Diminta Gas Full

Menurutnya, program ini dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap penyebaran virus rabies, yakni dengan melakukan pengendalian populasi hewan pembawa rabies.

“Untuk tahap awal, kami baru melakukan sterilisasi terhadap kucing liar, ke depan juga akan dilakukan terhadap aning dan hewan liar lain,” ujarnya.

Untuk diketahui, sesuai catatan DPPP Kota Palopo, selama tahun 2017 ini sudah lebih dari 200 kasus warga yang dilaporkan tergigit anjing dan kucing liar. Meski belum divonis positif rabies, namun populasi kucing dan anjing liar perlu untuk dibatasi guna mencegah penularan virus berbahaya itu.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji
Pj Sekda Palopo Ingatkan TPP ASN Bisa Terdampak Jika Target PAD tak Tercapai
Sekda Sebut Kondisi Fiskal Palopo Tidak Baik-Baik Saja
Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo
Tambang Emas Latimojong: Antara Harapan Ekonomi dan Ancaman Lingkungan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Kapal Pesiar Mewah Berlabuh di Pelabuhan Palopo
Next Article Siang Malam, Banggar Bahas Ranperda APBD Perubahan TA 2017
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan

14 Maret 2026
Metro

Pemkab Luwu Utara Anggarkan Rp21,6 Miliar untuk Program JKN PBPU 2026

13 Maret 2026
Pendidikan

Mahasiswa IAIN Palopo Akan Dilibatkan Sebagai Mitra Pendataan Statistik Daerah

13 Maret 2026
Ekonomi

PT Vale Gelar Media Training untuk Perkuat Pemberitaan Isu Pertambangan

28 Januari 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?