Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Puluhan Ekor Sapi Betina Dipaksa Birahi Lebih Dini
Ekonomi

Puluhan Ekor Sapi Betina Dipaksa Birahi Lebih Dini

Asdhar
Asdhar
18 Oktober 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Puluhan ekor sapi betina di kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara dipacu birahinya, melalui suntikan hormon perangsang. Penyintikan hormon itu dimaksudkan agar sapi betina segera mengalami birahi untuk kemudian dilakukan kawin suntik atau Inseminasi Buatan (IB).

Program yang diberi nama Gerakan Birahi Inseminasi Buatan (GBIB) itu, merupakan program nasional dalam rangka peningkatan populasi ternak, khususnya sapi.

Dalam gerakan tersebut, puluhan ternak sapi dikawinsuntikkan dengan cara pemeriksaan kebuntingan (PKb). Dari pemeriksaan PKb itu akan diketahui mana sapi yang hamil dan mana yang belum hamil.

Baca Juga

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

Petugas Inseminator GBIB di Seko, Abdul Muhtar mengatakan sapi yang belum hamil akan disuntik dengan menggunakan hormon perangsang, dengan maksud sapi mengalami birahi, dan setelah sapi mengalami birahi, barulah dilakukan inseminasi buatan dengan cara memasukkan bibit ternak ke dalam rahimnya.

“Kami lakukan dulu pemeriksaan kebuntingan. Dari hasil itu, kita bisa tahu mana yang hamil dan mana yg tidak hamil. Nah, sapi yang tidak hamil ini yang kita IB  dengan cara memasukkan bibit ternak ke dalam rahimnya, sehingga ternak yang sudah di IB akan melahirkan. Proses kawin suntik ini lebih baik dibandingkan dengan kawin alami,” jelas Muhtar.

Muhtar juga mengungkapkan bahwa perjalanan petugas GBIB ke Seko tidak mudah karena medan yang begitu menantang dan dibutuhkan sangat menyita adrenalin. Meski demikian, kata Muhtar, semangat untuk memperkenalkan teknologi peningkatan populasi ternak tetap tak pernah kendur.

“Meski medannya cukup menguras adrenalin tetapi dengan penuh semangat kami bisa menembus Seko. Ini semua semata-mata karena kami ingin memperkenalkan teknologi IB kepada warga Seko, dalam rangka memperbanyak populasi ternak dengan kualitas yang lebih baik,” pungkas Muhtar.

Selain Muhtar, beberapa petugas yang ikut dalam program GBIB di Seko yakni Kepala Balai IB Singosari Mashudi, serta inseminator pendamping seperti Dendi Herdianto, Sumedi, Chaerun Porre dan beberapa inseminator pendamping lainnya.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Warga Terpencil Toraja Keluhkan Buruknya Infrastruktur Jalan
Next Article Andi Hatta : Saya Berada Dibarisan Nur Husain dan Esra Lamban
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
Metro

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?