Kalangan DPRD Kabupaten Luwu Utara (Lutra) kembali mengkritisi kinerja Pemkab Lutra. Kritikan mengemuka saat sejumlah fraksi di DPRD Lutra pada rapat paripurna terkait penyerahan rekomendasi Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) TA 2012 Bupati Lutra yang berlangsung, Kamis (16/5/13).
Seperti yang diungkapkan Wakil Ketua DPRD Lutra, Karemuddin pada sidang paripurna tersebut sejumlah fraksi menilai dalam kurung Tiga tahun kepimpinan ARifin Junaidi – Indah Putri Indriani (Arip) hasil yang dikerjakan kurang memuaskan, terlebih untuk program bidang, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) serta laju pertumbuhan ekonomi.
“Hingga saat ini belum ada satu pun program pembangunan dalam segala bidang yang berskala mercusuar yang dibuat Pemkab. Selain itu, konsep peningkatan ekonomi dan pemberdayaan kerakyatan juga tidak jelas arahnya,” kata Karemuddin pada Luwuraya.com.
Menurutnya hal ini terjadi dikarenakan sejumlah pejabat yang ditempatkan di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) tidak mengerti akan tugas yang diberikan oleh pimpinannya dan jauh dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Kondisi Birokrasi yang ada saat ini sangat mengkuatirkan. Banyak pejabat yang bekerja tidak mengetahui tugasnya. Ini dikarenakan penempatan pejabat di SKPD tidak sesuai kapasistas dan kompetensi. Mereka diangkat hanya karena pertimbangan-pertimbangan kedekatan, kekeluargaan dan unsur politik. Makanya mereka bekerja asal-asalan, jauh dari RPJMD dan visi-misi Lutra,” ujarnya.
Arief Abadi




