Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) mengharapkan rencana Kementrian Pekerjaan Umum Direktoral Jendral Sumber Daya Air, Satker Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang untuk membangun bendungan dan jaringan irigasi yang akan memanfaatkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Baliase, Kecamatan Masamba bisa segera terealisasi.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Lutra, Karemuddin dan berharap agar pembangunan bendungan dan irigasi yang nantinya memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Lutra itu tidak mengesampingkan aspek dampak lingkungannya.
“Kita berharap rencana pembangunan bendungan dan jaringan irigasi yang menggunakan aliran DAS Baliase segera terealisasi. Namun ini terlebih dahulu disosialisasikan secara baik ke masyarakat agar tidak terjadi aspek lingkungan dari pembangunan itu,” kata Karemuddin, Jumat (14/6/13).
Menurutnya selain memperhatikan aspek lingungan, tak kalah pentingnya yang harus diperhatikan dari pembangunan bendungan itu adalah terkait ganti lahan warga yang nantinya akan menjadi lokasi pembangunan jaringan air bendungan.
“Yang tak kalah pentingnya harus diperhatikan adalah pembebasan lahan warga harus sesuai dengan harga yang sebenarnya, sesuai NJOP dan dilakukan secara transparansi. Makanya hal ini perlu disosialisasikan secara baik ke masyarakat sehingga saat dilakukan inventarisasi lokasi yang akan dilalui jaringan irigasi dapat terlaksana secara baik pula,” ujar legislator PAN ini.
Sementara itu, Konsultan pelaksana Bendungan Baliase, Safri Arif mengemukakan soal proses perencanaan pembangunan Bendungan telah dilakukan pengumuman di media massa, kemudian konsultasi publik sehubungan dengan penyusunan kerangka acuan Kantor Lingkungan Hidup (KLH).
“Tahapan pelaksanaan suatu kegiatan yang perlu jadi perhatian adalah kelayakan ekonomi, konsultan desain, kemudian Amdal, serta inventarisir lahan warga dan terkait itu kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Pemkab Lutra dan tokoh masyarakat setempat,” pungkasnya.
Arief Abadi




