Mantan Atlet Renang cabang Tuna Dakasa, asal Kota Palopo yang berhasil meraih Medali Emas dan Perak Cabang Olah Raga (Cabor) Renang dari kategori Gaya Dada Dan Gaya Bebas pada PORDA ke 14 Pangkep tahun lalu, Muhammad Aliah meminta prihatin dengan kondisi kolam renang yang ada di Kota Palopo, padahal kolam renang tersebut adalah sarana yang sering digunakan untuk melakukan latihan. Untuk itu, Aliah meminta agar Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palopo untuk memperhatikan Kolam Renang Swimbath Latuppa
”Beberapa tahun lalu saja ajang Porda ke 14 di pangkep hampir tidak ada atlet renang dari kota palopo untuk memperkuat team renang dari berbagai nomor gaya pada cabang olahraga tersebut, hal ini mungkin disebabkan oleh pembinaan atlet renang yang tidak memadai dan berkesinambungan, dan salah satu faktor kegagalan tersebut adalah fasilitas kolam renang untuk berlatih para atlet renang tidak ada sama sekali,” jelasnya.
Aliah juga menyebutkanSwimbath yang selama ini menghabiskan anggaran milyaran rupiah dan selama ini menjadi pusat latihan atlet renang palopo kondisinya terbengkalai.
“Buktinya dapat kita lihat pada kondisi swimbath skrg ini yang sangat kotor berlumut tidak jauh berbeda dgn kolam ikan, .apakah ini layak dijadikan tempat untuk melahirkan atlet renang yg handal di masa yg akan dtg,”ungkapnya.
Aliah mengatakan bahwa cabang renang adalah cabang yg paling byk menghasilkam pundi pundi medali prestasi untuk perkembangan olahraga palopo, karna di renang mempertandingkan byk nomor klasifikasi untuk meraih medali, sebagai contoh diporda 14 pangkep thn lalu praktis cabor renang ini hanya menghasilkan bebrapa medali emas dan perak dari atlet penyandang cacat yg justru selama ini keberadaan dan pembinaan kepada mereka kurang mendapat perhatian KONI, selain itu ada atlet tunu rungu kota palopo yg juga menghasilkan beberapa medali untuk kontingen kota Palopo lainnya yang jg berhasil meraih medali emas pada kategori gaya ranag yg mereka ikuti.(*)
Amran Amir




