Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melakukan sidak jajanan berbuka puasa dibeberapa titik penjualan di Empat Kecamatan Di Lutra. Para petugas Dinkes Lutra tersebut lakukan pemeriksaan seluruh contoh makanan berbuka puasa yang dijajakan mulai dari es buah, es pisang ijo, es palu butung, pastel serta kue basah lainnya.
Hal ini untuk mencegah jangan sampai jajanan berbuka puasa tersebut dicampur dengan berbagai obat berbahaya seperti Rodamin B, boraks, formalin maupun yang lainnya. Yang jika masuk ke dalam tubuh manusia bisa menyebabkan penyakit berbahaya seperti kanker, yang berujung kematian.
“Sidak jajanan berbuka puasa ini untuk mengantisipasi agar warga di Lutra tidak mengkomsumsi makanan dan minuman yang mengadung zat kimia berbahaya seperti formalin, boraks dan Rodamin B dan methanil yellow,” Kata Sekretaris Dinkes Lutra, Yasir Taba, Jumat (19/7/13).
Menurutnya banyak pedagang saat ini sengaja atau tidak sengaja menjual makanan yang telah tercampur dengan bahan makanan yang dilarang seperti bahan berbahaya lainnya seperti formalin, boraks, rhodamin B dan Methanil Yellow. Dimana bahan tersebut berbahaya bagi kesehatan.
“Sejak kemarin Dinas Kesehatan Lutra terjun melakukan pemeriksaan jajanan buka puasa di empat kecamatan, yakni kecamatan Sukamaju, Bone-bone, Masamba, dan Sabbang. Tujuannya agar umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa bisa terjamin keamananya saat mengkomsumsi jajanan berbuka puasa di Ramadhan kali ini,” ujarnya.
Terkait hasil Sidak, pihak Dinkes Lutra masih melakukan uji laboraterium guna memastikan apakah makan dan minuman buat berbuka puasa yang dijual di sejumlah tempat tidak mengandung zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan.
Arief Abadi




