Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Warga Tuding Ada Pungli di Pasar Mancani
Ekonomi

Warga Tuding Ada Pungli di Pasar Mancani

Redaksi
Redaksi Published 6 Desember 2013
Share
1 Min Read
SHARE

Sejumlah warga Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, menyayangkan sikap Pemerintah Kota Palopo yang tidak transparan dan terbuka kepada masyarakat terkait proses pendaftaran pedagang di Pasar mancani.

Pasalnya, sejumlah masyarakat setempat mengaku tidak mengetahui prosedur agar dapat berjualan di tempat tersebut. Bahkan, sejumlah warga yang sebelumnya juga berminat berdagang di Pasar Mancani, terpaksa memupuskan harapan mereka karena masalah biaya sewa tempat.

Ramdi, salah seorang warga Kelurahan Mancani menyebutkan, jika awalnya masyarakat mendapatkan isu untuk berjualan di Pasar Mancani, setiap pedagang harus membayar sebesar Rp20 juta per pedagang agar bisa mendapatkan tempat.

Baca Juga

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

“Belakang baru ketahuan, jika biaya yang dibayarkan pedagang ke pemerintah hanya sebesar Rp2 juta saja, bahkan ada informasi jika salah seorang oknum PNS menguasai tiga unit ruko di Pasar mancani yang disewakan kepada pedagang,” ungkap Ramdi.

Dia pun  menyayangkan sikap pemerintah yang kurang memberdayakan masyarakat setempat untuk ikut berjualan di Pasar Tradisional Mancani, yang penggunannya mulai diresmikan, Jumat (06/12/13) siang tadi.

“Seharusnya masyarakat setempat juga ikut dilibatkan, agar tingkat ekonomi masyarakat di daerah sini juga ikut berkembang, mayoritas pedagang yang berjualan di pasar mancani itu berasal dari luar,” ujarnya.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Lapangan Kerja Luwu Timur Bertambah, Pengangguran Turun pada 2025

PT Vale Andalkan Hilirisasi dan ESG untuk Perkuat Bisnis

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Judas Beri Deadline 1 Bulan Kepada Pedagang Pasar Mancani
Next Article Karno: PNS yang Terlibat Pungli Pasar Mancani akan Ditindak

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Proyek Sorlim Dikebut, PT Vale Targetkan Rampung 2027

17 April 2026
Ekonomi

Media Gathering di Sorowako, PT Vale Tegaskan Komitmen Hilirisasi

16 April 2026
Ekonomi

PT Vale Ramaikan Nambaso Fest, Promosikan Produk UMKM Binaan

16 April 2026
Ekonomi

PT Vale Buka Rekrutmen Besar, Kesempatan Emas bagi Tenaga Lokal

14 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?