Dalam rangka peringatan Hari Nusantara, Wali Kota Palopo, Judas Amir, canangkan Gerakan Bersih Pantai, yang digelar di kawasan wisata Pantai Labombo, Selasa (10/12). Dalam kesempatan tersebut, Judas Amir menyebutkan kepedulian terhadap pantai dan laut saat ini harus semakin ditingkatkan. Namun, sangat disayayangkan masih banyak masyarakat yang menjadikan laut sebagai tempat buangan membuang sampah dan limbah rumah tangga.
“Padahal kehidupan kita dan seluruh ekosistem ini sangat tergantung pada kelestarian laut. Pencemaran laut harus diseriusi karena sangat membahayakan manusia khususnya sumberdaya hayati,” jelas Judas.
Terkait pencemaran laut, untuk mencegahnya, dapat dilakukan dengan hal-hal sederhana, yaitu dengan tidak membuang sampah ke laut, penggunaan pestisida yang tidak wajar, tidak membuang puntung rokok di sekitar pantai, mengurangi penggunaan plastik, tidak meninggalkan tali pancing dan jala serta sisa sampah dari kegiatan memancing di laut, serta penyediaan IPAL oleh pelaku industri dan pabrik-pabrik.
“Selain itu, saya berharap adanya penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan hidup khususnya di laut. Kita juga perlu lebih menggalakkan kegiatan kampanye bersih pantai dan laut seperti yang kita laksanakan hari ini,” ungkap Judas.
Pencanangan gerakan Bersih Pantai ini diawali dengan apel siaga yang diikuti oleh peserta dari berbagai elemen seperti satuan polisi hutan, polisi pamong praja, satuan pengamanan peraiaran, pengawas bangunan, dinas kebersihan dan pertamanan, organisasi pemerhati lingkungan dan ormas lainnya. Apel siaga ini kemudian dilanjutkan dengan pembersihan kawasan pantai Labombo secara bersama-sama oleh para peserta apel.(*)




