Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali terjadi di kabupaten Luwu Timur. Kelangkaan terjadi akibat maraknya pengisian jeriken disejumlah SPBU.
Seperti yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ussu, kecamatan Malili, kabupaten Luwu Timur, Jum’at (9/9/16) pagi.
Para operator di SPBU Ussu tersebut terlihat sibuk dan lebih mengutamakan melakukan pengisian jeriken ketimbang kendaraan pengendara.
Salah seorang pengendara, Kaharuddin mengaku resah dengan sikap operator SPBU Ussu yang lebih mengutamakan mengisi jeriken. “Kita lagi buru – buru malah jeriken yang diutamakan,” ungkap Kahar.
Hal senada juga disampaikan pengendara lainnya, Ivan Ismar. Dirinya mengaku lebih memilih mengisi BBM jenis premium di pengecer ketimbang di SPBU Ussu.
“Saya kesal karena saya tidak dilayani setelah mereka (operator) mengisi jeriken, katanya tunggu dulu. Terpaksa saya isi eceran saja,” ungkap Ivan Ismar.
Sementara itu, Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak yang ditemui diruang kerjanya, Jum’at (9/9/16) mengaku telah mendapatkan informasi soal kelangkaan BBM.
Menurutnya, dirinya telah memerintahkan anggota kepolisian untuk melakukan penjagaan di setiap SPBU yang ada di daerah Bumi Batara Guru ini.
“Saya sudah perintahkan anggota untuk berjaga – jaga sekaligus memantau aktifitas di setiap SPBU,” ungkap perwira dua melati itu.
Dirinya juga akan menindaktegas para oknum yang terbukti membekingi atau melindungi penimbun yang mengakibatkan kelangkaan BBM.
“Kami pastinya akan menindaki jika ada oknum yang terbukti melindungi. Saya juga sudah meminta kepada Kanit Propam untuk mengecek,” ungkap Parojahan.





