Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara menerima kekurangan logistik pemilu DPR, DPD, dan DPRD. Logistik tersebut terdiri dari kotak suara sebanyak 559 kotak, bilik suara 518 dan sampul kotak suara,Sabtu (28/12).
“Kiriman logistik yang diterima ini merupakan tambahan dari stok logistik yang di miliki KPU sejak tahun 2009,” kata Abdul Aziz, Komisioner KPU Luwu Utara Divisi Hukum dan Humas.
Aziz menyebutkan logistik yang baru diterima ini akan didistribusikan ke kecamatan yang disesuaikan dengan letak geografis dan tingkat kesulitan medan.
“Khusus kecamatan pegunungan, kami (KPU) memprioritaskan pengiriman logistik terlebih dahulu,” paparnya.
Sekadar di ketahui diantara 12 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara terdapat tiga kecamatan yang susah dijangkau dengan perjalanan darat, yaitu kecamatan Limbong, Seko dan Rampi. Mantan Ketua Panwaslu Luwu Utara ini menuturkan, seluruh logistik tersebut akan digunakan di 639 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh desa di kabupaten Luwu Utara.
“Seluruh logistik ini akan di gunakan di 639 TPS pada pemilu 9 April mendatang,” pungkasnya.
Disinggung tentang laporan dana awal kampanye masing-masing partai politik peserta pemilu, Aziz memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh partai politik peserta pemilu 2014 yang telah menyampaikan laporan dana awal kampanye sesuai dengan batas waktu yang ditentukan tanggal 27 Desember 2013 pukul 16.30 Wita.
“Kami (KPU) menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh partai politik yang telah menyampaikan laporan dana awal kampanye sesuai waktu ditetapkan,” katanya.
Meski demikian, diantara 12 partai politik masih ada beberapa catatan yang masih perlu di perbaiki, tetapi secara administrasi telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam PerKPU No 17 Tahun 2013 tentang pelaporan dana awal kampanye.
“Sekali lagi ini merupakan hasil kerjasama yang sangat baik yang diperlihatkan partai politik, mudah-mudahan dalam pelaporan periode kedua yang merupakan pelaporan terberat akan lebih baik lagi,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Anggota Bawaslu Provinsi Sulsel Azry Yusuf bahwa apa yang diperlihatkan partai politik patut mendapat apresiasi dari penyelenggara dan pengawas pemilu.
“Sampai saat ini (kemarin) hanya di kabupaten Luwu Utara yang rampung laporan dana awal kampanye sesuai jadwal yang ditetapkan,” ucap Azry saat menghadiri thalk show KPU Luwu Utara di Radio Adira FM Masamba, Sabtu (28/12).
Menurutnya, laporan awal dana kampanye ini merupakan bagian dari transparansi penggunaan anggaran, sehingga dari laporan ini pula masyarakat dapat menilai , khususnya calon anggota DPRD yang memiliki sikap transparansi.
Olehnya itu, dia meminta Panwaslu Kabupaten ikut aktif melakukan pengawasan terhadap pelaporan dana kampanye dengan membangun komunikasi antarlembaga yaitu KPU di daerahnya masing-masing.(*)




