Pemerintah Kota Palopo mengaku tengah mencari investor yang berminat untuk mengelola gedung Luwu Plaza yang akan diserahkan ke Kota Palopo dalam tahun ini.
Sekretaris Kota Palopo, Andi Syamsu Rijal Syam mengatakan jika pihaknya akan mengembangkan kawasan Luwu Plaza menjadi sentra bisnis di Kota Palopo. Namun, hal itu baru bisa terlaksana jika ada investor yang serius mau mengelola secara professional.
“Jika mengandalkan anggaran pemerintah, kami rasa sulit bisa terwujud, sebab harus membutuhkan dana yang tidak sedikit, untuk itu kami tengah mencari investor yang serius ingin mengelola kawasan Luwu Plaza menjadi sentra bisnis di Kota Palopo,” ujar Syamsu.
Untuk diketahui, Luwu Plaza merupakan asset milik Pemerintah Kabupaten Luwu yang masih terikat kontrak selama 25 tahun dengan salah satu pengusaha asal jawa Timur dengan status Hak Guna Bangunan (HGB). HGB itu akan berahir pada tahun ini dan asetnya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Palopo. Sesuai informasi yang dihimpun, nilai aset Luwu Plaza tersebut mencapai Rp15 miliar.
Sebelumnya, kawasan Luwu Plaza pernah menjadi sentra ekonomi masyarakat Kota Palopo, namun dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, kawasan ini tidak dikelola secara baik dan terkesan diterlantarkan. Padahal, lokasi Luwu Plaza ini sangat strategis mengingat keberadaannya yang tepat di tengah kota.




