Bunda Paud Luwu Timur, Andi Tenri Balobo menyatakan kesiapan untuk mendukung gerakan Satu Desa Satu PAUD yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Dukungan ini disampaikan setelah mengikuti Loka Karya Bunda PAUD se-Indonesia dengan tema sinergitas program rumah pintar dengan PAUD.
“Di Luwu Timur, kita telah memiliki 1 PAUD 1 kecamatan dan peran kami selaku Bunda PAUD adalah senantiasa menginspirasi para bunda di Luwu Timur untuk menggalakkan kelompok bermain ini demi masa depan anak-anak kita,” kata Tenri, Rabu (4/6), di Eco Convention, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.
Bunda PAUD Lutim ini juga menghimbau agar para orang tua memasukkan anak-anak mereka ke PAUD sebelum TK. “Beberapa PAUD Lutim bahkan lebih memperioritaskan keluarga kurang mampu sehingga kesempatan untuk anak-anak usia dini mendapatkan pendidikan awal terbuka lebar,” terangnya.
Mengutip sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Indonesia Bersatu II, Mohammad Nuh, disampaikan bahwa 35 tahun ke depan, anak-anak kita yang saat ini masih berusia sangat belia akan memegang peranan penting dalam pembangunan bangsa ini di masa yang akan datang. Untuk itu, menjadi sangat penting dan genting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita dengan memberikan pendidikan yang dimulai dari usia dini atau usia 1-6 tahun.
Loka Karya ini diikuti lebih dari 700 Bunda PAUD yang merupakan istri dari gubernur, walikota dan bupati se-Indonesia ini dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Indonesia, Ibu Negara Ani Yudhoyono. Kedatangan Ibu Negara ini disambut atraksi Barongsai Anak, dilanjutkan dengan nyanyian Terima kasih Bunda, lalu menyanyi bersama 1.000 anak dan 200 guru PAUD dari berbagai daerah dalam lagu Nama Angka dan Suara Binatang.
Kehadiran Ibu Negara Ani Yudhoyono didampingi Ibu Herawati Boediono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, dan Ibu Laily M. Nuha. Turut hadir jajaran pengurus SIKIB diantaranya Sylvia Agung Laksono, Okke Hatta Rajasa, Anita Chairul Tanjung, dan Bianca Adinegoro Lutfi. Dari Sulawesi Selatan, juga hadir Bunda PAUD Kotif Palopo, Tana Toraja, Enrekang, Sinjai dan Jeneponto.
Sesuai tujuannya, pendidikan anak usia dini ini merupakan dasar pendidikan yang bertujuan untuk memberikan rangsangan pendidikan guna membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, sehingga anak memiliki kesiapan memasuki pendidikan lebih lanjut. Untuk itu, Ibu Ani menghimbau agar program PAUD dijalankan secara integratif dengan kementerian, lembaga negara, dan seluruh pemangku kepentingan PAUD.
“Anak adalah investasi bangsa yang juga merupakan titipan Tuhan YME, sehingga harus dijaga dan dibina dengan baik, karena mereka yang akan bertanggung jawab pada bangsa dan negara ini di masa yang mendatang,” himbau Ibu Ani.
Lokakarya ini dibagi menjadi lima talkshow dengan tema: (1) Penuntasan Target Angka Partisipasi Kasar (APK) Tahun 2015 dan Rintisan Wajib Belajar PAUD usia 4-6 tahun, (2) Pola Pengasuhan Bersama dalam Layanan Anak Usia Dini, (3) Implementasi UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dalam Mendukung Pelaksanaan Program PAUD,(4) Layanan Kesehatan Anak dalam Mendukung Program PAUD, dan (5) Konsep Dasar PAUD Holisik Integratif.





