Selama bulan suci ramadhan kali ini, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Palopo turun drastis. Penurunan itu bahkan mencapai 50 persen.
Seperti di Hotel Jakarta, yang beralamat di Jl Ahmad Razak Palopo ini mengalami penurunan TPK. Owner Hotel Jakarta, Ronny mengatakan turunnnya tingkat hunian di hotelnya itu secara tidak langsung bukan dipengaruhi oleh bulan suci ramadhan, melainkan karena berkurangnya aktifitas dan kegiatan perkantoran di Palopo.
“Menurunnya okupansi Hotel disebabkan kurangnya kegiatan instansi atau kantor-kantor disiang hari,” ujarnya.
Berbeda dengan Ronny, Staf Hotel Platinum Palopo Mida justru menyebutkan turunnya okupansi hotel tersebut disebabkan karena bulan suci ramadhan. Sebelum Ramadan, Hotel ini mampu menjual hingga 30 kamar setiap malam, namun selama Ramadan, menurun hingga 10 sampai 15 kamar saja setiap malamnya.
Padahal, menurut Mida, selama bulan ramadhan ini, pihaknya memberikan promo khusus ramadhan, dengan discount hingga 10 persen untuk semua kamar, selain itu juga menyediakan hidangan takjil bagi pengunjung.




