Banyak pihak yang mempertanyakan keberadaan Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi saat terjadinya konflik antara Dusun Kopi-Kopi, Desa Banyuurit, dan Dusun Karangan, Kelurahan Bone-Bone, yang terjadi sejak Sabtu (11/10/14) lalu. Hal itu dipertanyakan, lantaran tidak nampak sosok orang nomor satu di Luwu Utara itu, dalam kunjungan ke lokasi pasca konflik terjadi.
Ternyata, saat kejadian memanas yang menyebabkan belasan rumah dibakar itu, Arifin sedang berada di Kecamatan Seko guna melakukan kunjungan kerjanya meninjau proyek pembangunan jalan.
“Kami menyampaikan permintaan maaf karena saat peristiwa bentrokan itu terjadi, Bupati Luwu Utara sedang berada di Kecamatan Seko,” ujar Indah saat melakukan pertumuan dengan kepala daerah dan Kapolres dari tiga daerah lain di Tana Luwu.
Dia menyebutkan, peristiwa bentrokan tersebut sudah disampaikan ke Arifin dan saat ini dalam perjalanan kembali ke Masamba.
Untuk diketahui, bentrokan pecah di kecamatan Bone-Bone, yang terjadi sejak Sabtu (11/10/14) lalu. Bahkan, situasi keamanan di Kecamatan Bone-Bone hingga saat ini masih belum juga kondusif. Bentrokan terakhir terjadi pada Minggu (12/10/14) sekitar pukul 11.40 Wita malam tadi, dan pecah di Kelurahan Bone-Bone, dan menyebabkan dua rumah hangus di bakar massa. Hingga saat ini sudah ada belasan rumah yang menjadi korban pembakaran massa.




