Situasi keamanan di Kecamatan Bone-Bone, Luwu Utara pasca bentrokan yang terus memanas, membuat pihak TNI juga disiagakan untuk membantu mengamankan di lokasi bentrokan.
Komandan Kodim 1403 Sawerigading Palopo, Letnan Kolonel (Inf) Aco Lamama menyebutkan, pihaknya melibatkan pasukan dari Batalyon Infanteri 721 untuk membantu pengamanan di Kecamatan Bone-Bone.
“Kami sudah menurunkan satu pleton yang bertugas untuk membantu pihak kepolisian dalam pengamanan. Namun, jika situasi semakin tidak terkendali, maka TNI akan bergerak dan bertindak tegas,” ujar Aco.
Sementara itu, Komandan Kompi C 721 Makassau, Kapten (Inf) Sukardi mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak tiga pleton pasukan. Sebanyak satu pleton sudah diturunkan ke Kecamatan Bone-Bone, sementara dua pleton lainnya masih disiagakan di markas Kompi C 721 Makkasau, di Palopo.
“Totalnya ada tiga pleton, satu pleteon sudah bergeser ke Bone-Bone, sementara dua pleton lainnya kami siagakan di markas,” kata Sukardi.
Pantauan luwuraya.com, situasi keamanan di Kecamatan Bone-Bone hingga saat ini masih belum juga kondusif. Bahkan, pada Minggu (12/10/14) sekitar pukul 11.40 Wita malam tadi, bentrokan kembali pecah di Kelurahan Bone-Bone, dan menyebabkan dua rumah hangus di bakar massa. Hingga saat ini sudah ada belasan rumah yang menjadi korban pembakaran massa.




