Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Utara menggelar rapat sidang paripurna pemandangn umum fraksi yang berlangsung diruang paripurna, Selasa (02/12/14) siang tadi.
Pemandangan fraksi tersebut sebagai tindak lanjut penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) pokok yang dilaksanakan, Senin (01/12/14) kemarin.
Selain itu, pemandangan ini juga terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2015.
Dalam rapat ini, Fraksi partai Hanura, Sudirman Salomba memberikan catatan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) diantaranya masih terjadinya ketimpangan tingkat pendapatan masyarakat yang sangat menjolok dan masih tingginya angka kemiskinan.
“Selain itu juga masih tingginya angka kematian bayi, angka kematian ibu, ketersedian lapangan kerja formal yang masih sangat minim dan sistem jaringan insfratuktur,” ungkap Sudirman.
Sementara fraksi partai Nasdem, Palebangan Rantetoding mengatakan jika sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah dalam sektor pertanian, perkebunan serta kelautan dan perikanan diperlukan adanya Pos anggaran yang lebih maksimal agar tercapainya swasebada pangan.
“Dibidang Investasi, kabupaten Luwu Utara kaya akan Potensi Sumber Daya Alam (SDA) sehingga dibutuhkan suatu terobosan dan inovasi bagaimana mendatangkan Investor dengan memberikan kemudahan regulasi dan kepastian hukum sehingga bisa menjadi sumber tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkap Palebangan.




