Maraknya informasi yang beredar secara massif soal rencana PT Vale Indonesia membuka proses rekruitmen tenaga kerja, mamnuat manajemen perusahaan nikel terbesar di Indonesia itu memberikan klarifikasi.
General Manager Communication PT Vale Indonesia, Teuku Mufizar yang dikonfirmasi membantah adanya penerimaan tenaga kerja di PT Vale Indonesia. “Lagi marak penipuan dimana-mana,” ujarnya singkat melalui pesan Blackberry Massanger.
Informasi tentang rencana penerimaan tenaga kerja oleh PT Vale ini marak sejak membludaknya permohonn pengurusan kartu kuning di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Luwu Timur belakangan ini.
Kepala Disnakertransos Luwu Timur Mas’ud Masse yang dikonfirmasi membenarkan membludaknya pemohonan kartu kuning di instansinya.
Menurutnya, dalam sepekan terakhir, jumlah pemohon kartu kuning sudah mencapai 400 orang. “Katanya untuk rencana penerimaan tenaga kerja di PT Vale,” ujar Mas’ud.
Bahkan, untuk memenuhi banyaknya permohonan kartu kuning itu, pihaknya menambah jam pelayanan hingga pukul 18.00 Wita.
Sementara itu, salah seorang warga Luwu Timur, Kahar mengaku mendapatkan informasi rencana penerimaan tenaga kerja di PT Vale Indonesia melalui pesan singkat. Dia mengaku semakin mempercayai informasi itu sejak banyak teman-temannya yang langsung mengurus kartu kuning sebagai kelengkapan berkas untuk melamar kerja.




