Paripurna dalam rangka Pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Luwu Timur digelar. Sebanyak 6 Fraksi dibacakan oleh masing masing juru bicaranya di Kantor DPRD Lutim, Malili, Senin (19/12/2017).
Fraksi demokrat dibacakan oleh I Made Sariana, Fraksi Gerindra dibacakan oleh I Wayan Suparta, Fraksi PDI Perjuangan dibacakan oleh Efraem, Fraksi PAN dibacakan oleh Juddin Sira, Fraksi Golkar dibacakan oleh Rully Heriyawan, Fraksi Nasdem dibacakan oleh Tugiat.
Pemandangan umum fraksi-fraksi membahas dua rancangan perda dalam program pembentukan perda tahap III tahun 2017. Yakni ranperda tentang rencana pembangunan industri kab luwu timur tahun 2017 – 2037 dan ranperda tentang perubahan atas perda nomor 4 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016 – 2021.
Seluruh fraksi DPRD menyatakan menyetujui untuk dibahas lebih lanjut dalam panitia khusus (pansus) DPRD.
Juru bicara fraksi nasdem, Tugiat dalam pemandangan umumnya meminta pemda luwu timur untuk memperhatikan masukan yang telah diberikan. Hal ini sebagai dasar pelaksanaan pembangunan dan tatakelola pemerintahan yang baik di luwu timur.
“Fraksi (Nasdem) memberikan pemandangan umumnya hal ini sebagai masukan agar tata kelola pemerintahan lebih baik,” ujar Tugiat.
Selain itu, Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam membacakan pendapat Bupati Luwu Timur terhadap Ranperda Hak inisiatif DPRD dalam sidang paripurna di Kantor DPRD Luwu Timur, Malili, Senin (19/12/2017).
Ranperda yang dimaksud yakni Ranperda Fasilitasi upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Irwan yang juga menjabat sebagai ketua BNK Luwu Timur itu mewakili pemda menyatakan dukungannya terhadap ranperda terkait peredaran gelap narkotika.




