Akhir pekan ini, Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma melantik sejumlah pejabat eselon mulai dari eselon II, III dan IV Lingkup Pemkab Luwu Timur yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Sabtu (30/05/15).
Dalam pelantikan pejabat struktural tersebut, sejumlah pejabat eselon II mengalami pergeseran diantaranya, Rosmiayati Alwi yang dulunya menjabat Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) kini menjabat kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP), sementara Nataniel yang dulunya menjabat Kepala Badan KBPP kini menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) menggantikan Firmanza DP. Selanjutnya Drs Askar yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Setdakab Luwu Timur kini menjabat Kepala Bapedalda.
Untuk eselon III, Halsen yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan kini digantikan Dohri As’ari yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra). Posisi Kabag Kesra dijabat Hj Asmah Sari dan posisinya digantikan Halsen sebagai Kabag Organisasi. Selanjutnya Muhammad Rais yang dulunya menjabat Sekretaris pada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) kini menjabat sekretaris pada Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora).
Ramadhan Pirade selaku Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kini menjabat Sekretaris pada Dinas Kelautan. Alimuddin Baktiar Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur dan Diklat Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah menjadi Pj Sekretaris Dinas Kesehatan.
Selanjutnya Andi Yuliani Adnan selaku Kepala Bidang Ketransmigrasian menjadi Pj Sekretaris pada Disnakertransos. Terakhir Erwin selaku Sekcam Burau kini menjabat Sekretaris Badan Pemerdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa menggantikan Ruslan yang kini menjabat Pengawas TK/SD Kecamatan Angkona.
Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma dalam sambutannya mengatakan mutasi atau pergeseran ini hal yang lumrah dalam organisasi. Mutasi ini tidak semata-mata didasarkan pada kewenangan, tetapi juga memperhatikan norma-norma kepegawaian yang berlaku, kinerja, kompetensi, integritas, dan berbagai aspek lainnya.
“Saya melihat beberapa kepala SKPD sudah cukup lama menduduki posisi atau jabatan tersebut sehingga memerlukan penyegaran agar tidak jenuh. Melalui penyegaran ini nantinya diharapkan kinerja birokrasi semakin meningkat,” katanya.
Ia juga berharap apa yang telah dicapai pemerintah saat ini seperti penghargaan dibidang pengelolaan keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan kedepan dapat semakin ditingkatkan untuk mencapai opini tertinggi yakni WTP Clean and Clear.
“Semoga amanah yang saudara-saudara emban mulai hari ini, membawa berkah dan hikmah bagi saudara-saudara beserta keluarga, serta memberi manfaat yang besar bagi masyarakat. Dan juga, perlu saya ingatkan untuk segera menyelesaikan hal-hal yang terkait dengan tugas lama saudara, sehingga begitu saudara masuk dalam lingkungan kerja yang baru, sudah tidak ada lagi beban tugas saudara yang belum terselesaikan di tempat tugas lama,” tutupnya.




