Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu Timur telah merilis sebanyak 45 korban Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) yang terjadi diwilayah yang dijuluki Bumi Batara Guru ini.
Angka korban Laka yang dirilis itu terhitung sejak Januari 2015, yakni, korban meninggal dunia, 11 orang, luka berat, 18 orang, luka ringan, 16 orang dan kerugian materil Rp239 juta.
Kepala Kesatuan Lalu Lintas Res Luwu Timur, Ajun Komisaris Polisi, Muh. Nazaruddin, mengatakan, angka korban kecelakaan sejak Januari hingga Mei 2015 telah turun signifikan dibandingkan dengan angka korban tahun 2014 lalu.
Nazar merincikan, untuk tahun 2014 lalu, korban laka lantas yang terjadi diwilayah hukum Polres Luwu Timur itu sebanyak 59 korban, sementara pada tahun 2015 sebanyak 45 korban.
“Korban Laka tahun 2014, mencapai 59 korban dari jumlah kecelakaan 27 kasus. Untuk tahun 2015, korban laka menurun yakni 45 korban dari jumlah kecelakaan 26 kasus,” ungkap Nazar, Kamis (25/06/15)
Nazar menghimbau, setiap pengendara agar selalu tertib berlalu lintas disaat menggunakan kendaraan dan tidak melakukan aksi balap liar dijalan, apa lagi, kata Nazar, saat ini adalah momen bulan suci ramadhan.
“Kepada seluruh orang tua untuk menjaga dan melarang anaknya untuk melakukan aksi balapan liar, polisi akan menindak tegas bila tertangkap, persiapkan kendaraan apabila dipakai mudik, cek kondisi kendaraan dari sekarang karena keselamatan yang utama,” ungkapnya.




