Arus globalisasi yang terus menggempur sisi kehidupan berbangsa melalui keterbukaan sistem informasi, membuat empat pilar kebangsaan penting untuk ditanamkan. Khususnya kepada generasi muda.
Sebab, bersamaan dengan terbukanya informasi ke masyarakat ideologi dari luar ikut masuk. Dimana untuk mencegahnya, penanaman ideologi Pancasila harus dilakukan saat ini.
“Apapun bentuk pengaruh dari luar, NKRI harga mati untuk dipertahankan,” kata Amran pada sosialisasi empat pilar terhadap SMAN 1 Maiwa, Kecamatan Maiwa, Enrekang, 11 September 2015, lalu.
Sosialisasi empat pilar sendiri diikuti sedikitnya 150 siswa dan siswi. Juga dihadiri Camat Maiwa, Drs Burhanuddin, Kepala SMAN 1 Maiwa, Drs Husain, Wakil Kepala SMAN 1 Maiwa, Drs Agus Salim, dan juga dewan guru SMAN 1 Maiwa.
Amran pada sosialisasi itu menekankan, agar generasi muda harus membangkitkan sikap kegotong royongan, juga menjaga sikap bangsa masyarakat Indonesia yang saling hormat menghormati.
“Kita tahu bersama, jika negara kita dikenal karena masyarakatnya saling hormat menghormati dan menjunjung tinggi gotong royong. Ini sangat penting, karena itu merupakan kekuatan kita dalam bernegara,” jelasnya.





